youtube channel

Channels

KPI Pusat: Peredaran Informasi Hoax di TV dan Radio Sangat Minim

KPI Pusat: Peredaran Informasi Hoax di TV dan Radio Sangat Minim

Komisioner KPI Pusat Nunung Rodiyah. (Foto: Tangkap layar webinar).

KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) Pusat menyatakan peredaran informasi hoax di lembaga penyiaran televisi dan radio sangat minim.

antvklik.com - KPI Pusat mengaku sangat gelisah dengan peredaran informasi hoax di Papua. Informasi hoax telah menimbulkan kerugian. Salah satunya seperti aksi demo yang berujung anarkis di sejumlah wilayah Papua pada Agustus 2019 lalu.

“Hari ini kita berdiskusi tentang isyu Papua, kenapa kemudian ini menjadi kegelisahan amat sangat bagi KPI Pusat, kami mendapatkan referensi bahwa hoax tentang Papua, khususnya kemarin yang disampaikan oleh Ketua KPID Papua bahwa kejadian Agustus 2019 ternyata banyak sekali berseliweran content-content hoax yang berkaitan dengan Papua,” kata Komisioner KPI Pusat Nunung Rodiyah, saat Webinar Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa “Menjaga Integrasi Nasional Melalui Penyiaran”, Selasa (8/7/2020).

Nunung menyebut, data dari Kementerian Komunikasi dan Informasi ada setidaknya 33 content dan total 489 tautan informasi yang kemudian ingin direpost oleh ribuan akun sosial media Facebook, Twitter, Instagram dan Youtube.

“Artinya dari data ini bisa disimpulkan secara sederhana bahwa distribusi, transformasi, pergerakan informasi yang mengandung muatan-muatan hoax ini banyak kemudian beredar di Facebook, Twitter, Instagram dan Youtube,” ujarnya.

Ia menambahkan, peredaran informasi hoax melalui radio dan televisi sangat kecil. “Kalau melihat data, bagaimana perputaran informasi hoax di lembaga penyiaran radio dan televisi sangat minim. Di radio hanya 1,2 persen dan televisi 7-8 persen,” ungkap Nunung.


icon featured

Artikel Terkait

icon featured

Terpopuler

icon featured

Komentar