youtube channel

Channels

Kabut Misteri Mayat yang di Temukan di Rumah yang Terbakar, Belum Tersingkap

Kabut Misteri Mayat yang di Temukan di Rumah yang Terbakar, Belum Tersingkap

Kabut Misteri Mayat yang di Temukan di Rumah yang Terbakar, Belum Tersingkap (Foto Dok. Istimewa)

Kabut misteri mayat yang ditemukan di lokasi kebakaran di sebuah ruko di Jalan Nusantara, Kelurahan Pattunuang, Kecamatan Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan, belum tersingkap.

antvklik.com - Melihat posisi ditemukannya mayat, polisi menaruh curiga bahwa jasad yang ditemukan di lokasi kebakaran diduga korban pembunuhan.

Peristiwa kebakaran itu sediri terjadi pada Selasa (27/7/2020), di Jalan Nusantara, Kelurahan Pattunuang, Kecamatan Wajo, Makassar. Api melalap ruko itu pada pukul 12.00 WITA.

Ketika itu api bisa dijinakkan pukul 15.45 WITA. Namun ketika petugas pemadam kebakaran kembali ke posko, api kembali berkobar pada pukul 19.50 Wita. 10 unit mobil dikerahkan lagi untuk memadamkan api.

Dua jam kemudian tepatnya pukul 22.00 WITA, api akhirnya bisa dipadamkan secara total. Saat itu, dugaan petugas pemadam kebakaran bahwa api diduga akibat korsleting listrik.

"Diduga penyebab kebakaran akibat korsleting listrik, penyebab pastinya tim Labfor Polri nanti yang menyelidikinya," ujar Kabid Operasi Damkar Makassar, Hasanuddin.

Setelah pendinginan, petugas damkar melakukan penyisiran. Ketika itu ditemukan satu jasad yang posisinya berada di lantai 2 ruko.

"Korban tewas ditemukan di lantai 2, identitasnya belum diketahui," kata Hasanuddin.

Polisi kemudian membawa jasad itu ke Kedokteran Forensik Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar.

Lokasi Kebakaran Tampak dari Luar (Foto Dok, Istimewa) Lokasi Kebakaran Tampak dari Luar (Foto Dok, Istimewa)

Dari hasil pemeriksaan jasad korban, polisi menduga jasad yang berada di ruko terbakar itu korban pembunuhan.

Polisi menaruh curiga terhadap posisi jenazah yang terlungkup di atas kasur di lokasi kebakaran.

"Iya, kecurigaannya itu (korban pembunuhan)," ujar Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP M Kadarislam kepada wartawan, Kamis (30/7/2020).

"Labfor beritahu ke kami bahwasanya korban bukan perempuan tapi laki-laki, di mana korban ini masih pakai celana jeans warna biru. Kan hitam semua (kondisi jenazah), pas diperiksa pakai jeans. Terus ada cincinnya di tangan, cincin yang batu besar itu, batu akik, itu yang ditemukan," imbuhnya.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan kemudian membuat laporan hasil autopsi jenazah tersebut. Hasil pemeriksaan labolatorium forensik tersebut lantas membuat polisi turun tangan melakukan olah TKP.

"Maka pas dicek di TKP ditemukanlah topi laki-laki, KTP yang perempuan itu, ini mau kita cek, dalami siapa pemiliknya gitu kan, terus ada buku tabungan juga di situ," katanya.

Kadarislam mengatakan berdasarkan posisi ditemukannya jasad tidak seperti korban kebakaran pada umumnya.

Berdasarkan keterangan damkar, Kadarislam menyebut jasad ditemukan di atas kasur, bukan di tempat-tempat di mana korban seharusnya melarikan diri ketika ada api berkobar.

"Kalau kata pemadam kebakaran 'biasanya Pak, kalau orang ketika terjadi kebakaran, biasanya posisi korban itu dekat jendela, dekat pintu atau dalam kamar mandi', itu mereka mau melarikan diri tapi ini korbannya di atas tempat tidur, menghadap ke bawah, tertelungkup," katanya.

"Dari situlah kita berangkat, apakah ada tanda-tanda kekerasan. Ini juga masih dicari (identitas) siapa ini laki-laki," imbuh Kadarislam.

Kadarislam juga menjelaskan, ruko atau lokasi kebakaran tersebut merupakan rumah kos yang saat ini sedang kosong karena masa kontrak yang telah habis.

Di lokasi itu, korban yang tewas diduga tinggal secara ilegal dan mencuri listrik dari gedung sebelahnya.

"Terus karena kebakaran ini masih kita dalami, kalau putus listrik di situ sudah 4 bulan listrik tidak hidup, tapi di situ kita lihat di dalam ada dispenser, ternyata yang bersangkutan curi listrik dari gedung sebelah," katanya.

"Nah itulah (sambung listrik dari gedung sebelah) mungkin bisa jadi salah satu pemicu (kebakaran). Tapi ini sementara kita lagi cek kondisi korban terkait ada kekerasan nggak di tubuhnya," ujarnya lagi.


icon featured

Artikel Terkait

icon featured

Terpopuler

icon featured

Komentar