youtube channel

Channels

Jangan Anggap Enteng Covid, Pakai Masker Walau Bersama Orang Terdekat!

Jangan Anggap Enteng Covid, Pakai Masker Walau Bersama Orang Terdekat!

Jangan Anggap Enteng Covid, Pakai Masker Walau Bersama Orang Terdekat! Ilustrasi masker. (Foto:Pixabay/tumisu)

Pemerintah berkali-kali mengingatkan, jangan anggap enteng dengan virus Covid-19. Pakailah masker walau dengan orang terdekat sekalipun.

antvklik.com - Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.

Yurianto mengungkapkan salah satu faktor yang membuat angka pasien positif virus corona Covid-19 masih tinggi dan tak juga menurun adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan.

Yurianto mengatakan masyarakat sering menganggap enteng protokol wajib menggunakan masker ketika bertemu dengan orang-orang terdekat seperti rekan kerja yang sudah dikenal lama.

"Jangan merasa bahwa karena berada di orang-orang yang sudah kita kenal baik, kolega kerja kita maka kita merasa aman. Tetap gunakan masker sepanjang kita bekerja di luar rumah, karena kesalahan justru terjadi di tempat seperti itu," kata Yurianto dari Kantor BNPB, Jakarta, Senin (13/7/2020).

Selain itu Yuri melihat masih banyak masyarakat yang tidak patuh dengan protokol kesehatan ketika berada di transportasi umum, bahkan masih banyak orang yang makan dan minum di transportasi umum.

"Upayakan semaksimal mungkin disamping menggunakan masker dan menjaga jarak, jangan berbicara, jangan makan dan minum di dalam kendaraan umum," tegas Yuri.

Yuri menambahkan penggunaan pelindung wajah alias face shiel yang benar juga tetap harus menggunakan masker, sebab mulut dan hidung harus tetap tertutup ketika beraktivitas di luar rumah.

Seperti diketahui, jumlah kasus baru positif virus corona Covid-19 pada Senin (13/7/2020) hari ini bertambah 1.282 orang, sehingga total secara akumulatif sejak kasus pertama menjadi 76.981 orang.

Dari jumlah itu, Yuri menyebut ada tambahan 50 orang meninggal sehingga total menjadi 3.656 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 1.051 orang yang sembuh sehingga total menjadi 36.689 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara Orang Dalam Pemantauan yang masih dipantau 33.504 ODP, dan PDP menjadi 13.439 orang.

Yuri menegaskan semua ini tersebar merata di 34 provinsi dan 461 kabupaten/kota, ada penambahan satu kabupaten/kota yang baru terinfeksi hari ini.


icon featured

Artikel Terkait

icon featured

Terpopuler

icon featured

Komentar