youtube channel

Channels

China Buka Markas Badan Keamanan Baru di Wilayah Hong Kong

China Buka Markas Badan Keamanan Baru di Wilayah Hong Kong

Peresmian markas badan keamanan baru China di Hong Kong (Foto: ABC)

Otoritas China membuka markas badan keamanan di wilayah Hong Kong. Markas ini akan menjadi kantor baru untuk agen-agen intelijennya yang akan mulai beroperasi secara terbuka.

antvklik.com - Otoritas China membuka kantor baru untuk agen-agen intelijennya yang akan mulai beroperasi secara terbuka di Hong Kong untuk pertama kalinya di bawah Undang-undang (UU) Keamanan Nasional yang baru saja diberlakukan.

Dilansir dari AFP, Rabu (8/7/2020), kantor baru itu merupakan sebuah hotel yang diubah menjadi markas badan keamanan Hong Kong. Lokasi kantor baru ini mengahdap Tamn Victoria, yang biasa menjadi lokasi unjuk rasa prodemokrasi di Hong Kong selama bertahun-tahun.

Plakat nama badan keamanan Hong Kong ini diungkap ke publik pada Rabu (8/7/2020) pagi waktu setempat. Sejumlah pejabat pemerintahan dan pejabat Kepolisian Hong Kong hadir dalam pembukaan tersebut. Polisi setempat memblokir jalanan di sekitar lokasi dan memasang barikade berisi air di sekelilingnya.

Sebuah bendera China dikibarkan di tiang yang berdiri di luar gedung tersebut. Plakat nama kantor tersebut memiliki logo resmi Republik Rakyat China.

Otoritas China memberlakukan UU keamanan nasional yang baru untuk Hong Kong mulai pekan lalu. UU ini menargetkan subversi atau penggulingan pemerintah, pemisahan diri, terorisme dan kolusi dengan pihak asing. UU ini disebut sebagai perubahan paling radikal dalam kebebasan dan otonomi di Hong Kong, sejak Inggris menyerahkannya kembali ke China tahun 1997 lalu.

Aturan hukum serupa digunakan untuk memberantas perbedaan pendapat di China daratan. Polisi Hong Kong telah mulai menangkap orang-orang yang menyuarakan pandangan politik tertentu yang kini dianggap ilegal, seperti menyuarakan kemerdekaan atau otonomi.

Pemberlakuan UU keamanan nasional ini diputuskan oleh otoritas China, dengan melangkahi parlemen Hong Kong. China menyatakan dengan UU ini, pihaknya memiliki yurisdiksi untuk menangani kasus paling serius di Hong Kong.

Melalui UU ini, aparat atau agen-agen China bisa bekerja secara terbuka di dalam wilayah Hong Kong, dengan wewenang menyelidiki dan menutup setiap dugaan pelanggaran yang terjadi.


icon featured

Artikel Terkait

icon featured

Terpopuler

icon featured

Komentar