Begal Sadis Melawan Timah Panas Dengan Bacokan

Begal Sadis Melawan Timah Panas Dengan Bacokan
Begal Sadis Melawan Timah Panas Dengan Bacokan (Foto : )
newsplus.antvklik.com
- Seorang begal sadis melawan dan langsung tersungkur usai menerima timah panas polisi yang bersarang di kedua kakinya. Begal sadis itu terpaksa ditembak karena berusaha melawan dengan cara mau membacok anggota kepolisian yang berusaha untuk menangkap tersangka.Jajaran Polsek Ilir Barat 1 Palembang, Sumatera Selatan berhasil menangkap seorang begal yang tergolong sadis dalam melakukan aksinya. Begal sadis in selalu bekerja sendirian dengan menggunakan pedang yang dikalungkan di leher calon korbannya.Begal yang bernama Ferli Septian yang biasa dipanggil dengan nama Pitok ini sudah membuat warga Cinde sangat resah karena aksinya yang tergolong sadis. Begal tersebut juga ternyata adalah mantan resedivis yang baru keluar dari penjara yang dihukum selama 5 tahun dalam kasus menikam korbannya hingga mengalami luka parah.Tersangka kembali ditangkap karena melakukan pencurian kekerasan (Begal) terhadap seorang pengendara motor beberapa waktu lalu. Saat akan ditangkap, begal sadis melawan petugas polisi yang berusaha menangkapnya dan merasa jagoan. Dengan menggunakan sajam, begal sadis ini berusaha membacok petugas yang mencoba menangkapnya.Polisi terpaksa menembak begal sadis ini karena berusaha melawan petugas kepolisian. Timah panas akhirnya bersarang tepat di kedua kaki begal sadis ini. Setelah bebas, kini begal sadis ini harus kembali kedalam penjara.Menurut tersangka, dirinya ditangkap pada saat perebutan lahan parkir di seputaran jalan Radial. Karena berusaha melawan saat proses penangkapan, tersangka terpaksa ditembak untuk melumpuhkan tersangka.Menurut Kompol Masnoni Kapolsek Ilir Barat 1 Palembang, tersangka begal sadis yang menggunakan pedang samurai mengambil motor korbannya dengan mengalungkan pedang ke leher korbannya dan kemudian meminta motor korbannya. Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka begal sadis berusaha melawan petugas dengan cara mau membacok dan menikam polisi. Terpaksa diberi tindakan tegas terukur dengan cara menembak kedua kakinya.Laporan Erda Suhaimi dari Palembang, Sumatera Selatan