youtube channel

Channels

Anggaran Covid-19 Besar, Jokowi Sebut Jika Ada Yang Korupsi Silahkan "Digigit"

Anggaran Covid-19 Besar, Jokowi Sebut Jika Ada Yang Korupsi Silahkan "Digigit"

Presiden Jokowi dalam HUT Bhayangkara ke-74 di Istana Negara (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut anggaran Covid-19 sangat besar. Karena itu jika ada yang korupsi, silahkan "digigit" saja.

antvklik.com - Dalam amanatnya di peringatan Hari Bhayangkara ke-74, Presiden Jokowi memerintahkan jajaran Polri, KPK, Kejaksaan Agung dan lembaga pengawas internal pemerintah untuk terus memperkuat sinergi.

Menurut Jokowi, anggaran Covid-19 sangat besar yaitu mencapai Rp695,2 triliun. Karena itu perlu diawasi penggunaan anggarannnya.

"Tolong pelaksanaan program penanganan Covid-19 ini dibantu percepatannya dan diawasi penggunaan anggarannya. Alokasi dana cukup besar yaitu Rp695,2 triliun dan bahkan bisa lebih besar lagi jika diperlukan," katanya.

Jokowi juga meminta agar aspek pencegahan lebih dikedepankan. Tapi jika sudah ada niat buruk korupsi maka harus ditindak.

"Aspek pencegahan harus lebih dikedepankan, jangan menunggu sampai terjadi ada masalah. Kalau ada potensi masalah segera ingatkan. Tapi kalau sudah ada niat buruk untuk korupsi, ada mens rea-nya ya harus ditindak. Silahkan digigit saja apalagi dalam situasi krisis ini tidak ada boleh ada satupun yang bioleh main-main," tegasnya.

Meski saat ini Polri fokus pada penanganan Covid-19, tapi Jokowi ingatkan agar berbagai agenda strategis Polri tidak boleh dilupakan.

"Jajaran Polri harus mereformasi diri secara total. Ubah semua kelemahan jadi kekuatan. Polri akan menghadapi tantangan lebih kompleks di masa depan," katanya.

Ditambahkan, potensi ancaman keamanan dalam negeri perlu diwaspadai terutama menjelang pilkada serentak pada Desember 2020 mendatang.


icon featured

Artikel Terkait

icon featured

Terpopuler

icon featured

Komentar