Tak Lagi Ada Pembatasan, Jemaah Sholat Tarawih di Masjid Istiqlal Mengaku Senang

Tak Lagi Ada Pembatasan, Jemaah Tarawih di Masjid Istiqlal Membludak
Tak Lagi Ada Pembatasan, Jemaah Tarawih di Masjid Istiqlal Membludak (Foto : antvklik-Yoga Kuspratomo)

AntvJemaah Sholat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, mengaku senang dengan penyelenggaraan Sholat Tarawih perdana di Ramadan 1444 Hijriyah tanpa ada lagi pembatasan sepeti halnya saat pandemi Covid-19.

Ramadan tahun 1444 Hijriyah ini, memang sudah ada lagi aturan pembatasan atau PPKM sehingga penyelenggaraan Sholat Tarawih dan Sholat berjamaah lainnya dilakukan dengan kapasitas 100 persen.

Dalam pelaksanaan Sholat Tarawih perdana di Masjid Istiqlal, para petugas membantu mengarahkan para jemaah pria maupun wanita. Hal itu dilakukan agar ibadah berjalan tertib.

Yusuf salah satu warga Jakarta Selatan mengaku senang dengan tidak ada lagi pembatasan jemaah. Hal itu karena ia melihat saf salat menjadi penuh kembali.

“Senang rasanya dapat salat Tarawih perdana di sini. Petugasnya juga sigap mengarahkan pengunjung lain, sehingga jemaah tertata masuk dan keluarnya,” katanya, Rabu (22/3/2023).

Menurut Ketua Panitia sholat Tarawih Masjid Istiqlal, Ukhori Sail Attahiri, di masjid istiqlal sendiri  pelaksanaan shalat tarawih digelar dengan 20 rakaat dan 3 rakaat witir,  dimana 10 rakaat pertama dipimpin oleh imam kesatu dan 10 rakaat kedua di pimpin oleh imam kedua.

Masjid Istiqlal mampu menampung sebanyak 150 ribu jemaah. Meskipun sejatinya setelah dilakukan renovasi, kapasitas dapat menampung hingga 250 ribu jemaah.

Untuk sementara ini hanya untuk 150 ribu jemaah yang dapat digunakan. Masjid Istiqlal juga menyediakan 300 kuota untuk jemaah yang ingin melakukan iktikaf.