Kasad Periksa Kesiapan Satgas Perbatasan RI – Papua New Guinea

Kasad di Yonif 143/TWEJ di Natar Lampung Selatan, Lampung.
Kasad di Yonif 143/TWEJ di Natar Lampung Selatan, Lampung. (Foto : TNI AD)
Kasad memeriksa kesiapan Yonif 143/TWEJ di Lampung. Mereka akan ditugaskan sebagai Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG.

Antv –Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman selaku pembina kekuatan matra darat mengunjungi Yonif 143/TWEJ di Natar Lampung Selatan, Lampung, Senin, (5/9/2022). Kunjungan dalam rangka memeriksa secara langsung kesiapan operasi Yonif 143/TWEJ yang akan melaksanakan penugasan sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG (Papua New Guinea) Sektor Utara.

Dudung mengatakan, kehadirannya di tengah-tengah prajuritnya yang akan melaksanakan operasi di perbatasan RI-PNG itu, untuk memastikan personel, materiil dan aspek-aspek lainnya telah siap dengan baik.

“Kita pastikan semua aspek terjaga dengan baik, terutama kemampuan, kesiap siagaan dan keterampilan prajurit, disiplin dan kepatuhan pada hukum, kesiapan alat perlengkapan, dan sarpras yang akan digunakan. Selain itu, memberikan dukungan moril baik bagi prajurit dan keluarga yang berangkat melaksanakan penugasan maupun yang tinggal di home base (Korum),” ujar Dudung.

Kasad menyampaikan, TNI Angkatan Darat saat ini telah melakukan pemenuhan kebutuhan operasi khususnya perlengkapan perorangan, senjata, transportasi dan kebutuhan operasi lainnya. Serta pemenuhan kebutuhan dasar prajurit guna meningkatkan kesejahteraan prajurit, PNS dan keluarganya, seperti perumahan, air bersih, kesehatan dan peningkatan gizi prajurit melalui susu serdadu dan fasilitas lainnya.

Ia berharap dengan prestasi dan pengalaman Yonif 143/TWEJ yang pernah sukses melaksanakan tugas operasi di Aceh, dapat melaksanakan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-PNG dengan baik. Untuk itu, Kasad menekankan kepada prajurit Yonif 143/TWEJ agar jangan lengah dan selalu waspada, menguasai medan operasi, tipologi wilayah, serta tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun.

“Laksanakan tugas dengan baik. Konsepnya sederhana, kalau ingin berhasil jangan pernah menyakiti hati rakyat. Karena kehadiran kalian di sana, selain menjaga kedaulatan NKRI, juga menjadi solusi dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” pungkasnya.