youtube channel

Channels

Ini Bocoran 10 Cabor Yang Dipertandingkan Pada POPNAS 2019 Jakarta

Ini Bocoran 10 Cabor Yang Dipertandingkan Pada POPNAS 2019 Jakarta

Aprelia (moderator), Gatot Dewabroto (Sesmenpora0, Asep Saepudin (Dispora), Jamran (KONI DKI) dalam Diskusi Menakar Kesiapan DKI Jakarta Sebagai Tuan Rumah POPNAS 2019. (Foto: Istimewa)

Sebanyak 10 cabor (cabang olahraga) akan dipertandingkan pada ajang POPNAS 2019 atau Pekan Olahraga Pelajar Nasional XV/2019 yang akan dihelat pekan awal November 2019.

antvklik.com - Demikian diungkapkan Sesmenpora Gatot Dewabroto pada acara Forum Diskusi PWI Jaya yang digelar oleh SIWO PWI Jaya, dan bekerja sama dengan KONI DKI Jakarta Rabu (11/9) di Hotel Grand Cempaka Jakarta.

Dalam acara diskusi yang mengangkat tema 'Menakar Kesiapan DKI Jakarta sebagai tuan rumah POPNAS XV/2019", Sesmenpora menyebutkan 10 Cabor yang akan dimainkan. Sembilan sembilan cabor hampir pasti dipertandingkan yakni Atletik, Renang, Bulu tangkis, Basket, Voli, Silat, Sepak Takraw, Tenis Lapangan dan Tenis Meja. Satu cabang lagi belum diputuskan antara Sepakbola, Taekwondo atau Dayung.

"Jika ditanya Sepakbola kenapa, karena sebelum POPNAS 2019 ada turnamen sepakbola antar PPLP. Dimana peserta sama dengan POPNAS 2019. Sehingga jika sepakbola tidak ada maka penggantinya antara Dayung atau Taekwondo. Namun itu semua masih bisa berubah, tergantung arahan dari Menpora," ujar Gatot.

Sesmenpora juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah DKI Jakarta yang sudah mau menjadi tuan rumah POPNAS. "Seharusnya POPNAS 2019 digelar di Papua. Namun Papua kemudian lempar handuk putih, mereka kesulitan keuangan dan hanya fokus persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 saja," tambah Gatot.

"Terima kasih untuk Pemprov DKI Jakarta yang bergerak cepat dan bersedia menyelamatkan POPNAS 2019. Dalam POPNAS nanti anggaran memang dari Kemenpora untuk menggelar 10 Cabor biayanya sekitar 36,8 milyar rupiah. DKI Jakarta membantu penyediaan venue pertandingan yang tidak dikenakan biaya untuk digunakan pada POPNAS 2019," lanjutnya.

Pemerintah merasa perlu menggelar POPNAS 2019, karena selain daerah sudah melakukan persiapan. Ajang ini pembinaan untuk atlet muda. "Ini ajang pembinaan, di kelompok usia ini Kita mampu bersaing di level internasional. Terbukti di Asean Schools Games kemarin di Semarang kita juara umum."

Sekretaris Dispora DKI Jakarta, Asep Saepudin yang juga menjadi pembicara dalam diskusi tersebut mengatakan DKI Jakarta siap mensukseskan Popnas.

"Kita dukung pemerintah pusat, demi pembinaan atlet muda Indonesia. Apalagi Gubernur kita sudah menyatakan dukungan. Kita bantu tidak hanya tempat atau venue pertandingan saja, namun termasuk isinya. Apa yang jadi keputusan pusat dan Gubernur DKI kita ikut dukung," papar Asep.

Sekum KONI DKI, Djamran mendukung gelaran POPNAS 2019 di Jakarta. "Ini agenda nasional yang sudah rutin, dan kita mampu bersaing di tingkat internasional untuk kategori ini. Apalagi daerah sudah enak persiapan, kalau batal mereka akan kecewa," tutup Jamran. (*)


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments