youtube channel

Channels

Anisa Bahar Menyesal Permintaan Ibunda Tak Terpenuhi.. | ANTVKLIK

Anisa Bahar Menyesal Permintaan Ibunda Tak Terpenuhi..

Dokter memvonis umur ibunda pedangdut Anisa Bahar tak akan bertahan lama. Pemilik goyang patah-patah itu semakin sedih kala mengingat keinginan ibunya yang tak belum terpenuhi hingga kini. Inilah permintaan Ratna Ningsih, Ibunda Anisa Bahar..

antvklik.com - - Ramadan tahun ini dirasakan pedangdut Anisa Bahar dengan kesedihan. Ibunda Anisa Bahar, Ratna Ningsih terbaring lemah di tempat tidur. Dokter yang menangganinya telah angkat tangan. Umur Ratna Ningsih diprediksi tak akan lama lagi.

Ibu kandung pedangdut Juwita Tofhoni itu mengaku terkejut dengan perkataan dokter.

Ya shock bangetlah. Dokter udah angkat tangan, ga mau ngobatin lagi. Harusnya dokter ngga usah ngomong gitu, ga usah patahin semangat gitu. Berharapnya kan sembuh ya..,” ungkap Anisa Bahar yang ditemui Tim Liputan ANTV di kawasan Mampang Prapatan, Kuningan, Jakarta Selatan.

Mendengar penjelasan sang dokter, Anisa tak kuasa menahan tangis. Ditambah, dokter memvonis usia Ratna Ningsih tidak akan bertahan lama. Ratna Ningsih menderita penyakit stroke sejak satu setengah tahun yang lalu.

Melihat kondisi ibundanya tergolek lemah tak berdaya, Anisa mengaku sedih apalagi ia tidak bisa memenuhi keinginan sang Bunda Ratna Ningsih, yang berkeinginan pergi ke Yogyakarta menggunakan kereta api.

Mama kepengen keinginannya simpel tapi anak-anaknya sibuk. Sekarang baru merasa salah banget mengabaikan apa yang Mama mau. Simpel banget. Mama kepengen jalan-jalan ke Yogya tapi naik kereta. Itu yang belum kesampaian dan membuat Saya menyesal seumur hidup sampai sekarang,” jelas pemilik goyang patah-patah yang terbata-bata berusaha menahan tangis.

Lebih lanjut, Anisa Bahar mengungkapkan bahwa sang mama tidak bisa pergi jauh, karena untuk bergerak saja susah.

Nyokap bangun sedikit saja muntah. Isi lambung keluar. Jadi sangat tidak mungkin untuk dibawa jauh. Kalau kontrol bawa ambulance,” ungkap Anisa.

Anisa mengaku menjalani Ramadan tahun ini terasa berbeda. Cerai dari suami. Berstatus sendiri lagi. Dan, tak ada Mama yang menemani memberi dukungan.

Ini puasa ke dua tanpa mama. Makin sedih. Biasanya selalu sama nyokap, apalagi keadaan aku sendiri. Nggak ada pasangan dan nggak ada orang tua. Sekarang nyokap nggak bisa temenin aku ke mana-mana,” pangkas Anisa.

| Inge Dewi - Anto Dubb | Jakarta |


icon featured

Related Video

icon featured

Comments