youtube channel

Channels

Yamko Rambe Yamko Bukan Lagu Daerah Papua

Yamko Rambe Yamko Bukan Lagu Daerah Papua

Ilustrasi Jagatnatha | ANTV. Lokasi: Lemhanas RI

Lagu Yamko Rambe Yamko yang selama ini dikenal sebagai lagu daerah Papua dipersoalkan. Rupa-rupa media sosial membahasnya dan menyebut-nyebut lagu ini bukan menggunakan bahasa Papua.

antvklik.com - Polemik soal lagu Yamko Rambe Yamko mulanya dicuit akun Twitter @PapuaItuKita, pada Jumat (26/6).

Persoalan ini menjadi viral hingga Balai Pelestarian Nilai Budaya (BNPB) Papua turun tangan meneliti bahasa lagu ini.

Hee yamko rambe yamko aronawa kombe

Hee yamko rambe yamko aronawa kombe

Teemi nokibe kubano ko bombe ko

Yuma no bungo awe ade

Teemi nokibe kubano ko bombe ko

Yuma no bungo awe ade

Hongke hongke hongke riro

Hongke jombe jombe riro

Hongke hongke hongke riro

Hongke jombe jombe riro

Dari 300 bahasa di Papua, saat ini tinggal sekitar 200 bahasa yang ditutur. Bisa saja Yamko Rambe Yamko berasal dari bahasa yang penuturnya sudah mulai langka. Entahlah!

Dikutip dari suarapapua.com tokoh Papua Simon Patric Morin mengatakan dengan jelas bahwa tidak ada bukti kuat lagu ini bukan lagu Papua.

Morin mengungkapkan bahwa lagu Yamko Rambe Yamko dinyanyikan pertama kali oleh group musik dari Jakarta pada Mei 1963 di Biak. Saat itu, Morin sudah kelas III SMP Belanda.

Setelah penyerahan Papua ke UNTEA banyak artis maupun penyanyi berbondong-bondong ke Papua untuk melakukan penghiburan warga yang lama didera penjajahan Belanda.

Perundingan politik Konferensi Meja Bundar (KMB) pada Agustus 1949 Belanda mengakui kedaulatan Indonesia atas seluruh bekas wilayah jajahan Belanda, namun Irian Barat menjadi pengecualiannya.

Selain diplomasi politik melalui meja perundingan, pemerintah Indonesia telah menyiapkan seluruh potensi rakyat dan Angkatan Perang melalui komando Trikora 19 Desember 1961 guna merebut kembali Irian Barat.

Perundingan yang difasilitasi PBB antara kedua belah pihak menghasilkan New York Agreement pada 15 Agustus 1962 yang menyatakan bahwa Irian Barat dalam status quo dalam pengawasan UNTEA/PBB sebelum diserahkan pada Indonesia.

Pada 1 Mei 1963, pemerintahan UNTEA diserahkan kepada pemerintah Indonesia.

Pada tanggal 4 Mei 1963, tepat tiga hari setelah kembalinya Irian Barat ke pangkuan NKRI, Presiden Soekarno berpidato di depan ribuan masyarakat Irian Barat di Kota Baru, Jayapura.

Dikutip dari suarapapua.com, Simon Patric Morin mengatakan lagu itu pertama kali dinyanyikan Pak Kasur. "Kalau tidak salah dinyanyikan oleh seseorang yang namanya Pak Kasur, seorang pendidik untuk nyanyian anak-anak. Lagu tersebut dinyanyikan lalu dipopulerkan setelah penyerahan Papua ke UNTEA. Jadi Pak Kasur yang menyanyikan lagu itu di Biak pertama kali. Sampai dengan hari ini kita tidak tahu lagu ini dari bahasa suku apa di Papua. Apakah sudah ada suku yang mengklaim bahwa bahasa dalam lirik lagu itu adalah bahasa mereka? Saya pikir belum ada," kata Morin, Jumat 26 Juni 2020 malam.

Komedian Satriaddin Maharinga Djongki alias Arie Kriting yang berasal dari wilayah Buton, Sulawesi Tenggara mengungkapkan rekan-rekannya yang terlibat dalam riset mengenai asal-usul lagu Yamko Rambe Yamko tidak menemukan literatur apa pun yang membuktikan lagu itu berasal dari Papua.

Belanda demi misi keagamaan sempat mendokumentasikan bahasa-bahasa yang dituturkan soleh suku-suku yang wilayahnya masuk dalam misi pekabaran injil terutama kawasan pantai dan wilayah tertentu di pegunungan.

Jadi selama ini kita dicekoki informasi yang salah selama 57 tahun hingga tahun 2020 ini?

Oh, tega nian ...


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments