youtube channel

Channels

Viral di Twitter, Satu Keluarga di Malaysia Positif Corona Main TikTok

Viral di Twitter, Satu Keluarga di Malaysia Positif Corona Main TikTok

Seorang dokter beserta istri dan 5 anaknya di karantina RS Teluk Intan Malaysia akibat terpapar virus corona. (Photo: Facebook/Gold Amy Edriena)

Salah satu anggota keluarga membuat video TikTok saat keluarga itu sedang dikarantina di Rumah Sakit akibat terpapar virus corona. Video Tiktok itu diunggah di akun Twitternya lalu menjadi trending.

antvklik.com - Satu keluarga di Malaysia yang terdiri dari 7 orang dinyatakan positif terpapar covid-19. Mereka dikarantina di Rumah Sakit Teluk Intan sejak hari Jumat (27/3/2020).

Meski dalam kondisi sulit dan berjuang untuk sembuh, sang ayah yang berprofesi sebagai dokter, istri dan lima anaknya tetap ceria.

Salah satu anggota keluarga bernama Erika Syamim Samsu Ambia membuat video TikTok dan diunggah di akun Twitternya. Sontak video tersebut menjadi trending di Twitter.

Alasan mengapa gadis berusia 17 tahun itu membuat video TikTok sekedar ingin menghibur.

“Meskipun kami positif (corona), sebagai keluarga akan melalui ini bersama. Ditambah lagi, kondisi kesehatan kita baik-baik saja. Ini TikTok (video) yang kami buat untuk menghibur diri di rumah sakit,” tulisnya, seperti dilansir Channelnewsasia.com, Minggu (29/3).

Di sebuah percakapan dengan Kantor Berita Malaysia Bernama melalui melalui Twitter, Erika Syamim yang merupakan anak tertua di antara lima bersaudara, menceritakan tentang kronologi penyebaran virus yang menyerang keluarganya.

Ia mengatakan bahwa ayahnya, Dr Samsu Ambia Ismail, adalah seorang spesialis dan kepala departemen darurat dan trauma di Rumah Sakit Teluk Intan.

Sang ayah yang pertama dalam keluarga terinfeksi dan telah diisolasi di rumah sakit selama enam hari terakhir. Sementara Erika Syamim, empat saudara kandungnya yang berusia antara delapan hingga 15 tahun serta ibu mereka diisolasi sehari kemudian.


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments