youtube channel

Channels

Nikmatnya Sate Klatak Pak Pong Di Jogjakarta

Nikmatnya Sate Klatak Pak Pong Di Jogjakarta

warung sate klatak

antvklik.com - - Jalan-jalan ke Jogja belum pas rasanya kalau tidak mencicipi kuliner khas Jogjakarta, sate klatak namanya. Dari sekian banyak sate klatak sepanjang Jl. Imogiri Timur, saya berkesempatan mampir di sate klatak Pak Pong. Malam itu sesaat setelah mendarat di Jogjakarta, saya dan dua teman dari Jakarta sepakat menjajal sate klatak yang namanya sudah lama terdengar. Tri Hanafi, teman di Jogja menjemput saya ke hotel di bilangan Malioboro."Makan apa kita malam ini,?"katanya. Kerena kami bertiga sudah sepakat sebelumnya, maka mobil pun diarahkan ke Wonogiri.

Banyak sate klatak disini."Namun yang terkenal enak yang ini mas,"kata Hanafi, sejawat pekerja televisi di Jogjakarta ini. Sate klatak memang menjadi makanan yang tak boleh dilewatkan jika pergi ke Jogjakarta. Sate ini memiliki nama yang unik. Ya, sate klatak sebenarnya adalah sate daging kambing muda, yang ditusuk dengan jeruji sepeda atau besi.

Proses pembuatannya yaitu, daging kambing hanya cukup dibumbui dengan garam, merica dan sedikit ketumbar, lalu setelah itu kambing siap untuk dibakar. Daging kambing yang hendak dibakar ini merupakan kambing pilihan yang masih muda, sehingga daging tidak alot dan keras melainkan menjadi empuk. Hal ini ditambah juga karena, proses memasaknya yang unik yaitu dengan menggunakan besi, dan bertujuan agar saat daging kambing dibakar, bagian dalam bisa matang secara keseluruhan. Karenanya tekstur kambing pun teramat lembut di mulut.

Begitu juga saat penyajiannya, setelah daging sudah matang, sate tidak disiram saus kacang atau kecap, melainkan disiram dengan kuah gulai yang kental dengan nasi putih hangat. Selain itu, sate Pak Pong ini juga menyediakan menu lain, yaitu tongseng dan tengkleng kambing. Tongsengnya lengkap, dari mulai mata, lidah, daging dan telinga dari kepala sapi.

Kami pun memesan lima porsi sate klatak, plus tongseng. Rasanya, hmm memang tak mengecewakan. Kelembutan daging berpadu dengan kuah kaldu dan cocolan kecap kabe bawang, membuahkan sensasi tersendiri di dalam mulut.

Berbicara harga, tidak heran karena ukuran potongan daging kambingnya lebih besar tiga kali dari sate biasa, harganya Rp 12.000 per 2 tusuk. Jadi, harga per tusuknya Rp 6.000. Dan Jika ditambah menu tongseng hanya menambahkan Rp.15.000 per porsinya. Warung sate klatak Pak Pong tiap hari selalu ramai pengunjung, Jadi anda harus sabar mengantri untuk makan disini termasuk di hari bukan musim liburan ini.

Usai bersantap sate dan tongseng, petualangan kuliner malam itu ditutup dengan lesehan kopi jos di samping rel dekat Malioboro. Jogja memang selalu memanggil dan tak pernah membosankan.


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments