youtube channel

Channels

Mesin Sambit, "Samperin" Sampah Plastik Bisa Jadi Duit

Mesin Sambit, "Samperin" Sampah Plastik Bisa Jadi Duit

Dengan sepeda motor, mesin pencacah bisa masuk ke gang-gang semput

antvklik.com - Sampah plastik terutama bekas gelas atau pun botol air kemasan banyak berserakan. Sebagian diambil pemulung untuk dibawa ke lapak barang bekas. Tapi sangat tidak praktis. Sebab, volume yang besar tak sebanding dengan beratnya. Nah, Mesin Sambit (sampah bisa jadi duit) bisa jadi solusi.

Berangkat dari kepedulian masalah sampah plastik, dua alumni Kapa FTUI, Shantonio Siagian dan Eko Sulistiono mendesain sebuah mesin pencacah plastik yang bisa dibawa menghampiri sampah. Mesin yang dipasang di sepeda motor ini tentu bisa masuk ke gang-gang sempit di Jakarta dan sekitarnya.

Mesin Sambit Foto Santhonio dan Eko Yuli (tengah) di depan mesin sambit.

Menurut Shantonio, selama ini sampah plastik dibawa para pemulung dalam volume besar tapi beratnya tak seberapa. Uang yang dihasilkan pun tidak seberapa. Untuk membawa sekitar 10 kilogram botol air kemasan, diperlukan sebuah karung besar. Jika harga rata-ratanya dua ribu rupiah setiap kilogramnya maka hanya akan diperoleh 20 ribu rupiah. Nah, menurut Shanto para pemulung tidak perlu lagi membawa karung-karung berisi plastik ke lapak penampung yang jaraknya cukup jauh. Mesin sambit bisa menghampiri dan langsung mengolahnya menjadi plastik yang sudah tercacah.

"Harus dibuat efisien dan ada nilai tambah buat para pemulung. Jangan sampai harus berjalan jauh ke lapak dengan membawa segala jenis plastik tapi sedikit uang yang mereka terima," ujar Shanto, di Depok, Senin (18/11/2019)

Shanto menambahkan, mesin sambit bisa menghasilkan cacahan plastik 10 kg/jam. Jika harga jual plastik rata-rata 2.000 rupiah/kg maka harga hasil cacahannya sekitar 4.000 rupiah per kilogram. "Anggap rata-rata harga segala jenis plastik sekitar 2000 rupiah per kilogram. Nilainya akan tambah menjadi 100% setelah dicacah, harga tentu akan berbeda jika plastik sudah dipilah terlebih dahulu," tambahnya.

Santho menyarankan, para pengurus RT atau RW bisa memberdayakan para pemulung atau pun warganya bukan sekadar memilah sampah organik dan plastik tetapi juga bisa langsung mengolahnya, dan menjual sampah plastik yang sudah tercacah dengan harga yang lebih tinggi.

Sedangkan Eko Sulistiono menjelaskan, mesin sambit bisa beroperasi sekitar delapan jam atau dalam keadaan tanki bensin terisi penuh. Artinya, mesin ini bisa menghasil 80 kilogram cacahan plastik camputan seharga 320 ribu rupiah selama delapan jam.

Harga mesin sambit dengan sepeda motor bekas sekitar 25 juta rupiah, tergantung merek motor dan tahun pembuatannya. Harga mesin sambit 18 juta rupiah. Kalau sepeda motor berbahan bakar bensin akan membuat polusi udara bisa diganti dengan gas tabung tiga kilogram. Namun perlu tambahan konverter.

Chairul Achir | Jakarta


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments