youtube channel

Channels

Marak Oplosan, Inilah Cara Bedakan Daging Sapi dan Babi Agar Tak Salah Beli

Marak Oplosan, Inilah Cara Bedakan Daging Sapi dan Babi Agar Tak Salah Beli

Ilustrasi. Marak Oplosan, Inilah Cara Bedakan Daging Sapi dan Babi Agar Tak Salah Beli. (Foto:Pixabay/Zichrini)

Perlunya pengetahuan cara membedakan daging sapi dan daging babi agar tidak salah membeli, lantaran belakangan marak beredar daging oplosan di tengah masyarakat.

antvklik.com - Menjelang hari raya lebaran, kebutuhan akan makanan meningkat dari hari biasanya. Perayaan lebaran selalu identik dengan menyuguhkan masakan spesial, salah satunya masakan yang berasal dari daging sapi.

Masyarakat khususnya umat muslim mulai ramai membeli daging di pasar untuk sajian khas lebaran.

Sayangnya, hal tersebut diiringi dengan maraknya kasus penipuan daging sapi yang diganti dengan daging babi.

Seperti baru-baru ini di Bandung heboh soal daging sapi oplosan, yang dicampur dengan daging babi.

Kejadian ini pasti membuat banyak orang khawatir, terlebih warga muslim yang sebentar lagi merayakan hari lebaran di bulan Ramadan.

Sebagian masyarakat mungkin belum memiliki pengetahuan atau keterampilan dalam memilih daging. Lalu bagaimana cara membedakan daging sapi murni dan daging sapi yang dioplos daging babi?

Berikut cara membedakan daging sapi, babi dan celeng, seperti dilansir dari akun Instagram @dispangtan.bdg, ini.

Membedakan daging dari sisi warna, serat, tekstur, lemak dan bau.

Warna

Jika melihat daging dari sisi warna, daging babi ternak maupun babi hutan sama-sama berwarna merah, tapi biasanya lebih pucat, mirip-mirip warna pink tapi tua. Kalau daging sapi cenderung berwarna merah cerah segar.

Serat

Anda bisa membedakan daging sapi dan babi berdasarkan seratnya. Daging sapi memiliki serat yang terlihat padat dan garis seratnya terlihat jelas.

Ini berbeda dari daging babi yang sifat seratnya terlihat pudar dan sangat renggang. Perbedaan ini menjadi lebih jelas ketika kedua daging diregangkan bersama.

Sedangkan kalau daging celeng memiliki serat yang agak kasar.

Tekstur

Sedangkan dari segi tekstur, daging sapi memiliki tekstur yang lebih kaku, kenyal dan padat daripada daging babi yang lembek dan mudah meregang serta cukup lunak.

Melalui perbedaan ini, sebenarnya ketika Anda memegangnya juga sudah merasakan perbedaan yang nyata antara keduanya.

Lemak

Perbedaan lemak dapat dicermati pada tingkat elastisitasnya. Daging babi memiliki tekstur lemak yang lebih elastis dan tipis, sedangkan lemak sapi lebih kaku, keras dan berbentuk serta terlihat tebal.

Selain itu, lemak dalam daging babi sangat basah dan sulit dihilangkan dari daging, sementara daging sapi lemaknya sedikit kering dan terlihat berserat.

Tetapi Anda harus hati-hati karena di bagian-bagian tertentu seperti ginjal, penampilan lemak babi hampir mirip dengan lemak sapi.

Bau

Bau aroma daging sapi tengik khas daging sapi seperti yang Anda cium saat hendak mengolahnya. Sedangkan babi memiliki aroma yang amis dan apabila Anda pernah mencium aromanya beberapa kali, Anda akan lebih mudah mengenalinya.

Bau ini adalah senjata paling ampuh untuk membedakan antara daging sapi dan babi.

Berbeda dengan warna yang bisa disamarkan dan dicampur, aroma kedua daging ini masih bisa dibedakan.

Sayangnya, kemampuan untuk membedakan melalui aroma ini membutuhkan latihan berulang karena perbedaannya tidak terlalu signifikan.

Lalu untuk daging celeng, baunya amis dan anyir.


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments