youtube channel

Channels

Ketika Semua Hambar Karena Gadget, Maka Resiko Ini Bisa Terjadi

Ketika Semua Hambar Karena Gadget, Maka Resiko Ini Bisa Terjadi

Ketika Semua Hambar Karena Gadget, Maka Resiko Ini Bisa Terjadi

Rumah itu terlihat sepi dan dingin, seperti tak ada kehidupan di dalamnya, tapi benarkah rumah itu kosong tidak berpenghuni?, tentu saja jawabannya tidak, karena ada lima orang yang mengisi tempat itu, yakni ayah, ibu, dan tiga anaknya, dimana si sulung duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, anak kedua kelas lima SD, sedang bungsu masih balita.

antvklik.com - - Sesekali terdengar obrolan singkat seadanya, malah kadang tak terpajang dan jauh dari kesan kehangatan, tersebab tiap mereka sibuk memegang hp di tangan.

Sang Ayah terlihat asyik membalas email kantor, bunda asik browsing resep makanan, menu hari-hari, nah si anak pertama berselancar mencari jawaban untuk PR dari sekolah.

Saat Gadget Merusak Kebahagiaan Keluarga Inti Saat Gadget Merusak Kebahagiaan Keluarga Inti

Anak nomor dua malah sedang seru serunya main game mobil lagend, dan tak ketinggalan si mungil ikut so fokus membuka-buka chanel youtube, mencari lagu anak-anak yang berbahasa Inggris.

Nyaris semua larut dalam buaian gawai, hingga raut muka merek berubah mengikuti tayangan internet.

Sedemikian hebatkah gadget merebut kehangatan keluarga kecil itu.

Saat Gadget Merusak Kebahagiaan Keluarga Saat Gadget Merusak Kebahagiaan Keluarga

Tentu ada yang menilai biasa-biasa saja bagi mereka yang juga sudah terpedaya oleh mahluk bernama HP, namun tak sedikit yang miris akan akibat salah penggunaan teknologi penghubung manusia tersebut.

Tak hanya kehangatan yang akan diregut oleh gadget atau smartphone, tapi juga kesehatan.

Pengguna gadget akan mengalami kondisi tubuh yang tidak nyaman, dimana kepala, leher, punggung, bahu dan kaki acapkali terasa kaku.

Gadget membuat penggunanya malas bergerak, dan menghabiskan banyak waktu di depan layar, sehingga situasi seperti itu bisa menimbulkan stress yang tinggi.

Bahaya paparan gadget paling besar akan terasa pada anak anak, dimana anak yang tidak di damping orang tua, akan menyerap begitu saja kata kata kasar dan tidak sopan yang muncul dari internet, sehingga berdampak pada prilaku anak.

Teknologi juga merampas jam main anak untuk bersosialisai maupun beraktualisasi sesama mereka, karena sudah asyik sendiri dengan dunia maya dari pada bertatapan mata langsung dengan teman.

Tak dipungkiri saat ini banyak sekolah yang menggunakan gadget untuk membantu siswa belajar, makanya mesti ada pendamping sehingga anak tetap tidak bisa dibiarkan berseluncur dengan bebasnya.

Di sadur dari huffingtonpost.com, anak anak usia di bawah 12 tahun yang diberi kepemilikan gadget, bisa menghambat tumbuh kembang otak, mental, bahkan fisiknya.

Berikut adalah 9 bahaya penggunaan gadget pada anak, yang bersumber dari berbagai penelitian.


  1. Mengganggu pertumbuhan otak anak

  2. Tumbuh kembang yang lambat

  3. Obesitas

  4. Kurang tidur

  5. Kelainan mental

  6. Sifat agresif

  7. Kecanduan

  8. Radiasi emisi

  9. Proses belajar yang tidak berkelanjutan

Sejatinya, gadget diciptakan untuk memberikan manfaat, karena dengan gadget, dunia menjadi kecil, sebab semua kebutuhan dijawab dengan singkat dan jelas oleh gawai.

Namun, apakah gara-gara gawai yang disesaki informasi tentang teknologi, game, hiburan, dan banyak lagi, harus menghilangkan kehangatan keluarga?, dan persahabatan terasa hambar akibat percakapan yang terus dilakukan melalui gadget?.

Ada saatnya bijak dalam menggunakan Gadget Ada saatnya bijak dalam menggunakan Gadget

Mestinya untuk para pengguna gadget menyadari bahwa, semenarik apapun, ada dimensi kemanusiaan yang tidak dimiliki gadget.

(Dari Berbagai Sumber)


icon featured

Popular

icon featured

Comments