youtube channel

Channels

Ini Aturan [LOL] Facebook

Ini Aturan [LOL] Facebook

Foto: Ilustrasi/Facebook

Anda tidak dapat memposting atau berkomentar selama 24 jam. Mengapa? Ternyata ada larangan mengunggah foto tokoh atau lambang Nazi [di postingan grup]. [Termasuk pula foto maupun video situasi di Korea Utara]. Alasannya, tidak sesuai dengan Standar Komunitas mengenai individu dan organisasi berbahaya. Loh, tapi ini kan di grup Sejarah Dunia!

antvklik.com - Begitulah heboh anggota grup Sejarah Dunia yang ngindekos di rumah Facebook. Namun begitulah ketentuan dari pihak Facebook. Titik! Baiklah … Ibarat tempat kost, pemiliknya adalah FB dan grup-grup komunitas hanyalah numpang. Gratisan pula! Jadi apapun yang ditetapkan sang empunya rumah haruslah ditaati. Pilihannya hanya satu: tunduk!

Ini Aturan [LOL] Facebook Foto: Facebook

Menjadi agak aneh memang kalau sebuah grup sejarah [Sejarah Dunia] harus menihilkan kenyataan masa silam. Menihilkan sepak terjang keji Nazi dan para tokohnya. Gak asyik juga lah kalau tidak ada foto, video atau info grafik.

Ini Aturan [LOL] Facebook Foto: Facebook

Wahai Facebook, kalau ngomongin sejarah kan ada tokoh-tokohnya, ada simbol-simbolnya. Mosok membahas Fuehrer yang diposting foto Mbah Sastro? Mosok cerita lambang Swastika yang diposting Cap Kaki Tiga? LOL!

Mungkinkah ini kebijakan FB untuk mengubur trauma sejarah? Mungkin iya. Namun bukankah ini justru menjadi pengingat sosial, pagar kemanusiaan bahwa kekejian Nazi tak bisa ditolerir sampai akhir jaman. Sejarah kelam manusia dan harus diantisipasi agar tidak terulang. Sejarahnya harus tetap ada dan dituturkan dari generasi ke generasi.

Banyak larangan itu gak seru! Gak tuntas!

Iya, tapi sekali lagi, kita hanyalah ngindekos gratis di rumah FB. Aturan main yang harus ditaati adalah aturan main yang ditetapkan tuan rumah. Kalau tidak mau mengikuti ya silakan pergi. Sama seperti kita di Indonesia. Pemerintah masa kepresidenan Soeharto melarang simbol palu arit muncul di ranah publik. Menyebarkan ideologi komunis adalah kejahatan berat. Lalu Anda protes. Apa yang dilakukan pemerintah? Melalui aparat terkait Anda akan “dibina”.

Suka tidak suka, ada aturan yang menuntut untuk diindahkan. Begitulah ...


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments