youtube channel

Channels

Bertetangga dengan China, Mengapa Kasus Covid-19 di Rusia Sangat Sedikit?

Bertetangga dengan China, Mengapa Kasus Covid-19 di Rusia Sangat Sedikit?

Suasana Kota Moskow Rusia (Foto: Reuters)

Bertetangga dengan China, Rusia mengklaim dapat mengendalikan penyebaran wabah Covid-19. Benarkah klaim itu?

Presiden Rusia Vladimir Putin pekan ini mengklaim, negaranya telah berhasil menghentikan penyebaran virus corona atau Covid-19. Ia menyebutkan situasinya sudah dapat dikendalikan.

Berdasarkan data yang dirilis otoritas berwenang Rusia, klaim Putin memang benar. Sebagai negara berpenduduk 146 juta jiwa dan berbatasan langsung dengan China, jumlah kasus Covid-19 hingga Senin (23/3/2020) hanya 367 orang dan satu pasien meninggal.

Bandingkan dengan Luksemburg, negara kecil di Eropa yang memiliki populasi 628.000 jiwa, sudah melaporkan 798 pasien Covid-19 dengan 8 kasus kematian.

Respon Cepat

Sejumlah ahli menyebut, keberhasilan Rusia karena cepatnya kebijakan respon awal mereka. Antara lain seperti menutup perbatasan dengan China sepanjang 4.184 kilometer pada 30 Januari 2020 dan menyiapkan zona-zona karantina.

Bahkan kini Rusia juga memberikan bantuan peralatan medis ke Italia yang sedang berjuang mengatasi wabah Covid-19.

Truk-truk militer Rusia bawa bantuan medis untuk diangkut dengan pesawat ke Italia (Foto: Russian Defense Ministry Handout)

Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia di Rusia, Melita Vujnovic mengatakan, Rusia telah bergerak cepat mengatasi pandemi global itu sejak akhir Januari lalu.

Vujnovic juga menyebut, Pemerintah Rusia memperluas kebijakan dengan meningkatkan tes Covid-19 kepada masyarakatnya.

"Pemeriksaan, dan identifikasi kasus, melacak kontak, isolasi, semua kebijakan yang direkomendasikan WHO dan mereka melakukannya secara tepat waktu," katanya.

Dikatakan, social distancing atau menjaga jarak antar individu, adalah kebijakan berikutnya, yang juga dimulai sejak dini.

Klaim diragukan...


icon featured

Popular

icon featured

Comments