youtube channel

Channels

Asap Vape Mengandung Zat Berbahaya Berisiko Mematikan.

Asap Vape Mengandung Zat Berbahaya Berisiko Mematikan.

Ilustrasi vape atau rokok elektrik (Foto Istimewa)

Banyak orang berasumsi pindah dari rokok tradisional ke vape menjadi alternatif merokok yang lebih sehat. Benarkah?

antvklik.com - Ternyata anggapan itu tidak tepat! Di dalam cairan vape terdapat beberapa kandungan zat kimia yang tidak baik bagi tubuh, seperti nikotin, logam berat, formaldehida, asetaldehida, akrolein, diasetil dan propanal.

dr.Dewi Ema Anindia (Foto-Istimewa) dr.Dewi Ema Anindia (foto-Istimewa)

"Asap pada Vape mengandung zat-zat berbahaya tersebut sama seperti merokok biasa," ungkap dr. Dewi Ema Anindia, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan.

Menurut American Cancer Society kandungan yang terdapat pada vape adalah:

1. Kandungan nikotin yang dapat menyebabkan ketagihan bagi para pengguna dan mengganggu perkembangan otak remaja. Semua itu tergantung pada cara penggunaan vape yang dapat mempengaruhi seberapa banyak nikotin yang dikomsumsi.

2. Bahan kimia perasa. Beberapa penelitian menunjukan bahwa rasa pada vape mengandung bahan kimia diasetil, senyawa yang dapat dikaitkan dengan penyakit paru serius yaitu paru-paru popcorn.

3. Kandungan formaldehida. Zat ini menyebabkan kanker, yang bisa terbentuk ketika cairan vape terlalu panas. Senyawa yang dihasilkan berisiko menyebabkan penyakit paru-paru, kanker hidung, kulit maupun sistem pencernaan.

4. Volatile Organic Compounds (VOC). Ini adalah senyawa organik yang pada tingkat tertentu dapat menyebabkan mual, sakit kepala, potensi merusak hati, ginjal dan sistim syaraf.

Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, kasus akibat efek vape bertambah lebih dari 200 kasus dalam seminggu terakhir. Dua puluh orang telah meninggal karena penyakit terkait vaping.

Angka tersebut termasuk 219 kasus baru dan tujuh kematian baru dilaporkan. Kasus telah terjadi tersebar di 49 negara bagian, termasuk di Distrik Columbia dan Kepulauan Virgin, Amerika Serikat.

Kenapa merokok elektrik mempunyai efek cepat terhadap tubuh dibandingkan rokok tradisional?

Para remaja di Amerika Serikat yang menggunakan vape, mengeluhkan penyakit paru-paru seperti batuk, sesak nafas, kelelahan sampai kehilangan kesadaran, dan harus menggunakan ventilator atau alat bantu pernapasan.

Sangat berbahaya lagi di Amerika, beredar cairan vape yang mengandung cannabinoid sintetic atau ganja sintetis seperti tembakau gorila, dan ganesha yang tentu memiliki efek buruk pada tubuh.

"Rokok tradisional maupun rokok elektrik sama berbahaya! Jadi kembali ke masing-masing kita, apakah kita mau menjaga kesehatan atau tidak? Saran saya, hindari merokok, elektrik maupun rokok biasa," pungkas dr. Dewi Ema Anindia.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments