youtube channel

Channels

Anak Yang Menjerit-Jerit Karena Tantrum? Tak Perlu Panik!

Anak Yang Menjerit-Jerit Karena Tantrum? Tak Perlu Panik!

Anak Yang Menjerit-Jerit Karena Tantrum? Tak Perlu Panik!

antvklik.com - - Pernahkah Anda melihat seorang anak yang menjerit-jerit karena tantrum? Atau ada yang meraung-raung bahkan membanting-banting barang. Dewasa ini banyak yang mengistilahkan anak tantrum. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan tantrum dan apa penyebabnya serta bagaimana mengatasinya?

Anak Yang Menjerit-Jerit Karena Tantrum: Pengertian tantrum

Tantrum sendiri adalah ledakan emosi yang tak terkontrol. Biasanya terjadi pada beberapa anak di usia 1 hingga 4 tahun. Anak pada usia tersebut belum mengenal kalimat - kalimat yang bisa mewakili apa yang ada di pikiran mereka. Misalkan saja seorang anak ingin memakai baju warna biru, tapi sang ibu justru memakaikan baju warna merah. Jika sudah lebih cukup umur, dia akan mengatakan pada ibunya bahwa dia ingin memakai baju warna biru. Namun sekali lagi, pada beberapa anak, di usia 1 hingga 4 tahun masih kesulitan menyampaikan maksud keinginan mereka, sehingga yang Anda saksikan berikutnya adalah seorang anak yang berteriak - terriak marah hingga berguling - guling.

Apakah tantrum merupakan gangguan kejiwaan? Tantrum terjadi sesungguhnya merupakan indikator adanya permasalahan dalam keluarga. Misalnya kurang disiplin. Saat ayah mengatakan bahwa tidak boleh membaca buku sembari tidur - tiduran, namun ayah sendiri melakukannya. Atau bisa juga karena si anak ingin mendapatkan perhatian dari orang tuanya. Karena belum mengetahui bahasa yang pas untuk menyampaikan, maka si anak meraung - raung agar ibu atau ayahnya datang padanya.

Sebagai orang tua, Anda mungkin bingung bagaimana harus bersikap saat anak Anda atau ada anak kecil tantrum di dekat Anda. Saat hal itu terjadi, cukup awasi, dan biarkan dia menyalurkan emosinya. Namun jika berlebihan atau dapat membahayakan anak itu sendiri, misalnya membanting gelas, memukul - mukulkan tangan ke kayu, maka perlu Anda dekati dan ditenangkan.

ANTVLovers namun tidak sekedar berhenti disitu saja, ada langkah - langkah standar yang bisa Anda lakukan saat anak Anda menunjukkan sikap tantrum ini. Dari informasi Children’s Hospital of Philadelphia,

Anak Yang Menjerit-Jerit Karena Tantrum, Berikut Langkah Yang Harus Dihadapi

  1. Anda harus tetap tenang. Beberapa orang tua cenderung ikut panik dan akan langsung memarahi anaknya. Sekali lagi, Anda harus tetap tenang.
  2. Biarkan anak Anda menyalurkan emosinya. Tunggu saat mulai lebih tenang, baru dekati. Namun selama anak Anda masih menunjukkan emosi, maka tetap lakukan kegiatan Anda. Ingat, Anda harus didiplin dengan aturan keluarga yang telah disusun dan disepakati bersama.
  3. Saat sudah lebih tenang, segera hampiri anak Anda, dan peluk erat dia. Tenangkan dengan pelukan Anda, dan tunjukkan bahwa Anda peduli padanya.
  4. Anda juga perlu untuk mencari tahu penyebab kemarahannya. Misalnya pada contoh yang dibuat tadi yaitu karena ingin memakai baju warna biru.
  5. Tegakkan komitmen dan tetap disiplin dengan kesepakatan keluarga. Jika Anda melunak saat anak Anda temper tantrum, maka dia justru belajar hal yang salah, yaitu dia akan mengulanginya lagi lain kali saat mengininkan sesuatu dari Anda.
  6. Anak juga perlu diarahkan perhatiannya pada hal lain. misalnya pada crayon pewarna, pada mainan - mainannya, pada makanan favoritnya, dsb.
  7. Berikan penghargaan pada anak Anda saat dia telah lebih tenang, saat dia sudah tidak berteriak - teriak.
  8. Kemudian ke depan, sangatlah perlu para orang tua menjaga komunikasi dengan anak - anaknya. Komunikasi yang utama adalah tidak menggunakan handphone, namun bertatap muka secara langsung. Bahkan saat di rumah dan bersama anak - anak, biasakan hanya memegang handphone saat ada panggilan masuk, dan bukan sekedar untuk melihat - lihat status.

Nah, mulai kini Anda tak perlu panik berlebihan jika mendapati anak yang menjerit-jerit karena tantrum.


icon featured

Popular

icon featured

Comments