youtube channel

Channels

Jejak Manusia Modern Pertama Ditemukan Di Gua Gunung Kidul Yogyakarta

Jejak Manusia Modern Pertama Ditemukan Di Gua Gunung Kidul Yogyakarta

Jejak Manusia Modern Pertama Ditemukan Di Gua Gunung Kidul Yogyakarta

antvklik.com - - Dinas Kebudayaan setempat dengan dibantu Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan penelitian di Gua Braholo, Dusun Semugih, Desa Semugih, Rongkop, Gunung Kidul, Yogyakarta. Penelitian ini terkait ditemukannya jejak manusia modern pertama di wilayah ini. Kerangka manusia yang ditemukan tergolong manusia modern awal yang hidup sekitar 9.000 tahun lalu.

Jejak manusia modern pertama ini hidup sekitar 7.000 tahun sebelum masehi (SM). Pekerja yang direkrut dari warga sekitar melakukan pembersihan tulang yang ditemukan saat ekskavasi di Gua Braholo, Gunungkidul, Yogyakarta pada Oktober 2017 lalu. Dalam ekskavasi yang dilakukan pada 9 Oktober hingga 2 November ini akan dilakukan pengkajian terkait temuan benda purbakala di Gua Braholo.

Selain ekskavasi, mereka juga melakukan pencitraan gambar tiga dimensi. Ekskavasi pertama di Gua Braholo diketahui dilakukan pada 1995 yang dipimpin oleh Prof Truman Simanjuntak dari pusat penelitian arkeologi Nasional Jakarta. Pada penelitian, digali 14 kotak ekskavasi dengan temuan berbagai tembikar sisa biji-bijian, yang sebagian di antaranya terbakar, hingga sisa fauna yang melimpah.

Baca Artikel Terkait:

Penggalian dilakukan bervariasi, mulai 3 hingga 7 meter.

Ekskavasi

dihentikan karena terhalang blok gamping. Pada kedalaman paling bawah belum menunjukkan steril atau masih ditemukan serpihan. Penggalian dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat. Mereka menggali secara hati-hati menggunakan kuas dan alat ringan. Setelah dikeruk, pengayakan dilakukan pada tanah untuk memisahkan tanah dan serpihan tulang, lalu dibersihkan dan dimasukkan ke dalam plastik.

Sebelum dimasukkan ke wadah, setiap serpihan dicatat, ditemukan dalam lubang nomor berapa, dan kedalamannya. Untuk arang disimpan di aluminium foil, agar tidak terkontaminasi tangan manusia, dan saat penelitian penanggalannya kabur. Dalam ekskavasi ditemukan rahang dan belikat rusa, hingga beberapa bagian tubuh monyet ekor panjang.

Baca Artikel Terkait:

Selain itu juga ditemukan kulit kerang dan manik-manik. Dari awal, semakin ke dalam semakin besar, lapisan atas monyet ekor panjang, babi, luwak atau musang, lingsang, tikus besar dan kecil, anjing tua, rusa sampai umur 3.000 tahun. Untuk tulang manusia yang hampir utuh ditemukan saat ekskavasi awal sekitar tahun 1995.

Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Thomas Sutikna, menyampaikan, tulang manusia yang ditemukan tergolong manusia modern awal pada medio 9.000 tahun lalu, atau sekitar 7.000 tahun sebelum masehi. Kerangka manusia diperkirakan 9.000 tahun lalu, saat ini disimpan di museum di Punung (Pacitan). Di sini istilah yang digunakan bukan manusia purba, tetapi merupakan manusia modern pertama karena memiliki otak 1.200 cc, mereka bukan seperti manusia purba di Sangiran, tetapi memang sudah purba.

Jejak Manusia Modern Pertama


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments