youtube channel

Channels

Valentino Rossi Ingin Buktikan Yamaha Salah Membuang Kenangan 15 Musim

Valentino Rossi Ingin Buktikan Yamaha Salah Membuang Kenangan 15 Musim

Valentino Rossi. (Foto: Twitter Valentino Rossi)

Pembalap asal Italia, Valentino Rossi, dinilai hanya ingin membuktikan bahwa tim Monster Energy Yamaha telah salah menendangnya jika nanti memutuskan tetap balapan di MotoGP 2021.

antvklik.com - Sebelumnya tim berlogo garpu tala tersebut serta merta membuang kenangan manis yang terjalin selama 15 musim dengan menendang The Doctor dari tim pabrikan menghadapi MotoGP 2021 mendatang.

Selain karena faktor umur yang telah menginjak 41 tahun, penurunan performa yang dialami Valentino Rossi juga menjadi salah satu pertimbangan Yamaha untuk memilih rider yang lebih muda.

Posisi Valentino Rossi akan digantikan oleh Fabio Quartararo yang akan berduet bersama Maverick Vinales di tim pabrikan.

Namun Yamaha masih akan memberi prioritas kepada Valentino Rossi untuk memperkuat Petronas Yamaha SRT jika dia masih ingin melanjutkan karier balapnya, kendati hingga kini kedua pihak belum melakukan pembicaraan.

Di sisi lain, peluang pembalap 41 tahun itu untuk pensiun juga terbuka lebar jika dia tidak tampil kompetitif dalam beberapa balapan awal musim ini.

Mantan pembalap yang kini menjabat sebagai penasihat keselamatan MotoGP, Loris Capirossi menilai bahwa pembalap yang identik dengan nomor 46 itu hanya ingin membuktikan jika Yamaha telah salah tak memperpanjang kontrak dari tim pabrikan Monster Energy, jika memutuskan tetap balapan di MotoGP 2021.

"Saya rasa dia (Rossi) mempunyai keinginan untuk mulai balapan lagi, dan dia juga ingin membuktikan kepada Yamaha bahwa mereka telah membuat keputusan yang salah," kata Loris Capirossi.

"Jika Rossi bahagia dan masih kompetitif, dia bisa balapan untuk 10 musim lagi," imbuh Capirossi.

Capirossi yang kini berusia 47 tahun itu juga merasa kedatangan Valentino Rossi ke tim Petronas Yamaha SRT nantinya juga akan menguntungkan kedua belah pihak.

"Hijrah ke Petronas berarti Anda akan mempunyai peluang untuk mengendarai motor spesifikasi pabrikan Yamaha," tutur mantan pembalap Ducati itu.

"Tim masih bisa mengandalkan Valentino sebagai yang terbaik. Rossi dapat membuat Petronas tenar," pungkasnya.

Rossi sendiri menyebutkan bakal segera mengambil keputusan dalam beberapa pekan ke depan mengenai kepastian bergabung atau tidak dengan Petronas dan bukan untuk bersenang-senang jelang pensiun.


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments