youtube channel

Channels

Timnas Indonesia 4-2 Myanmar : Sombong, Garuda Muda Hampir Tersingkir

Timnas Indonesia 4-2 Myanmar : Sombong, Garuda Muda Hampir Tersingkir

Timnas Indonesia U-23 4-2 Myanmar: Karena sombong, Garuda Muda hampir tersingkir (Foto: PSSI)

Timnas Indonesia U-23 berhasil meraih kemenangan 4-2 saat menghadapi Myanmar dalam laga semifinal sepak bola SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu, 7 Desember 2019.

antvklik.com - Namun keberhasilan Timnas Indonesia U-23 menjadi tim pertama yang melaju ke final SEA Games 2019, harus melalui drama enam gol dalam babak perpanjangan waktu.

Sebenarnya, Indonesia sempat unggul mudah dua gol lewat tembakan Evan Dimas Darmono pada menit ke-57 dan sundulan Egy Maulana Vikri (70'). Namun karena terlalu asyik menyerang, Myanmar mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dua gol Myanmar dicetak oleh Aung Kaung Mann pada menit ke-79 dan Win Naing Tun (81'). Dua gol Myanmar tidak lepas dari blunder yang dilakukan Zulfiandi dan kiper Nadeo Arga Winata.

Bermain imbang 2-2 di waktu normal, laga harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Beruntung di babak perpanjangan waktu, Indonesia mencetak dua gol lewat kaki Osvaldo Haay pada menit ke-101 dan Evan Dimas (102').

Myanmar semakin sulit mengejar setelah mereka harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-119. Aung Naing Win mendapat kartu merah setelah menendang Osvaldo dari belakang.

Pelatih Myanmar Velizar Popov sebelumnya sempat menganggap Indonesia sebagai tim yang tercepat dan tertaktis di SEA Games 2019. Namun menurut juru taktik asal Bulgaria berusia 43 tahun tersebut, Timnas Indonesia U-23 merupakan tim yang sombong karena meremehkan calon lawannya sebelum pertandingan termasuk tim asuhannya, Myanmar.

Bahkan kondisi Myanmar yang mendapat waktu istirahan lebih lama sempat dijadikan bahan candaan oleh pelatih Indra Sjafri. "Mudah-mudahan mereka tidak kegemukan. Nanti tidak bisa lari," ujar dia di Kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Jumat.

Indra Sjafri bahkan sangat optimistis timnya mampu melangkah ke final SEA Games 2019 dan berharapa untuk kembali bertemu dengan Vietnam, yang mengalahkan Indonesia 1-2 di Grup B, di partai puncak.

Dengan keberhasilan ini, Indonesia unggul head to head atas Myanmar, dalam empat edisi SEA Games terakhir (2013, 2015, 2017 dan 2019) kedua negara selalu bertemu. Pada 2017 lalu bertemu di perebutan medali perunggu yang dimenangkan Indonesia dengan skor 3-1. Pada 2015 kalah 4-2 dan pada 2013 silam skuat Garuda muda menang tipis 1-0. Dan kini di SEA Games 2019, Garuda Muda unggul dengan skor 4-2.

Dalam lima semifinal , Indonesia tiga kali melangkah ke final yakni pada tahun 2013, 2015 dan 2019. Adapun medali emas sepak bola putra SEA Games terakhir kali direbut Indonesia pada SEA Games 1991.

Susunan pemain Timnas U23 Indonesia vs Myanmar:

Timnas U23 Indonesia: 12-Nadeo Arga Winata; 14-Asnawi Mangkualam Bahar, 2-Andy Setyo Nugroho, 5-Bagas Adi Nugroho, 11-Firza Andika (Alekvan Dodi Djin 100'); 7-Zulfiandi (Rachmat Irianto 98'), 6-Evan Dimas Darmono, 15-Saddil Ramdani, 20-Osvaldo Haay, 10-Egy Maulana Vikri (Witan Sulaeman 104'); 9-Muhammad Rafli (Sani Rizki Fauzi 46')

Pelatih: Indra Sjafri

Myanmar: 18-Sann Sat Naing; 2-Win Moe Kyaw, 5-Ye Yint Aung, 3-Ye Min Thu, 12-Aung Wunna Soe; 6-Hilaing Bo Do, 8-Myat Kaung Khant, 15-Aung Naing Win, 19-Htet Phyoe Wai, 20-Nay Moe Naing, 7-Lwin Moe Aung

Pelatih: Velizar Emilov Popov


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments