youtube channel

Channels

Atlet Rugby Italia Rela Jadi Supir Ambulans Demi Perangi Virus Corona

Atlet Rugby Italia Rela Jadi Supir Ambulans Demi Perangi Virus Corona

Atlet Rugby Italia Rela Jadi Supir Ambulans Demi Perangi Virus Corona (Instagram/Maxime Mbanda)

Virus corona yang telah menjadi pandemi di seluruh dunia membuat banyak hati terketuk untuk membantu sesama. Seperti yang dilakukan atlet rugby asal Italia, yang menjadi sukarelawan selama COVID-19 mewabah di negaranya.

antvklik.com - Namanya Maxime Mbanda. Ia adalah pemain rugby tim Zebre yang berbasis di Parma. Saat kompetisi rugby diliburkan akibat pandemi virus corona, Mbanda tak bisa berdiam diri.

Hatinya tergerak untuk membantu memerangi virus corona di Italia dengan turun ke garis terdepan menjadi supir ambulans.

Pria berusia 27 tahun itupun membagikan pengalamannya selama melayani pasien COVID-19 di sebuah rumah sakit di kota Parma melalui akun Instagramnya.

Mbanda yang biasa berpakaian seragam rugby, tampak mengenakan Alat Pelindung Diri berupa Hazmat Suit berwarna putih.

Inilah seragam dan tim saya selama COVID-19,” tulis Mbanda di kolom keterangan.

Sebuah saran, jika anda masih muda, jangan tinggalkan orang tua atau orang tua dengan penyakit. Cobalah untuk membuat panggilan kepada petugas kota untuk mendapat bantuan,” imbuhnya.

Dalam unggahan lainnya, dimana Mbanda terlihat sedang menggenggam tangan orang tua, ia tersadar jika ketakutan dunia pada wabah corona ternyata mampu menghilangkan perdedaan.

View this post on Instagram

PAURA . La paura riesce ad azzerare ogni distinzione. La forza e la tenerezza nello stesso momento con le quali questa nonnina mi stringeva la mano mi ha fatto riflettere molto. Non siamo più bianchi, neri, gialli, cristiani, musulmani, ortodossi, gay, etero.. . Siamo tutti esseri umani e l’unica cosa alla quale pensiamo è mettere al riparo noi stessi, i nostri cari ed i nostri simili. È un periodo storico al quale molti di noi non sono abituati. Si è sempre parlato di guerre Mondiali, guerre in Siria, Iraq, Africa... . Ma questa volta il nemico é invisibile. In questi giorni sto imparando tanto. In fondo è normale avere paura, ma è il come si reagisce che differenzia il risultato. Solo se tutti seguiremo le direttive del Governo riusciremo a superare questo momento! 🇮🇹

A post shared by Maxime Mbandà (@maxime.mbanda) on

Ketakutan berhasil menghilangkan setiap perbedaan,” tulisnya di akun Instagram.

Kekuatan dan kelembutan pada saat yang sama ketika nenek ini menjabat tangan saya membuat saya banyak berpikir. Kami tidak lagi berkulit putih, hitam, kuning, Kristen, Muslim, Ortodoks.”

Kita semua adalah manusia dan satu-satunya hal yang kita pikirkan adalah untuk melindungi diri kita sendiri, orang-orang yang kita cintai dan sesama manusia,” ungkapnya.

Bagi Mbanda yang rela bekerja selama 13 jam dalam satu hari untuk mengantar pasien, virus corona adalah musuh manusia yang tak dapat terlihat, namun sangat mematikan.

Maxime Mbanda saat bertanding bersama klub Rugby, Zebre (Instagram/MaximeMbanda) Maxime Mbanda saat bertanding bersama klub Rugby, Zebre (Instagram/MaximeMbanda)

Ini adalah periode sejarah yang banyak dari kita tidak terbiasa. Selalu ada pembicaraan tentang perang dunia, perang di Suriah, Irak, Afrika, tapi kali ini musuh tidak terlihat,” kata Mbanda.

Hanya jika kita semua mengikuti arahan pemerintah kita akan dapat mengatasi situasi ini,” pungkasnya.


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments