youtube channel

Channels

Wahana China Mendarat di Bulan, Amerika Kian Cemas?

Wahana China Mendarat di Bulan, Amerika Kian Cemas?

Wahana tanpa awak China mendarat di bulan

antvklik.com - Newsplus.antv.klik.com - Badan ruang angkasa China (CNSA) menorehkan prestasi gemilang di awal 2019. Wahana robotik tanpa awak milik CNSA bernama Chang’e 4 berhasil mendarat di permukaan bulan, Kamis (3/1) pagi waktu Beijing.

Media setempat, CCTV melaporkan, sebelum mendarat, wahana Chang’e 4 berada di orbit elips dengan ketinggian 15 km dari permukaan bulan. Chang’e 4 kemudian berhasil mendarat di tepi jauh bulan, atau tepatnya di kawasan Aitken, kawah terbesar di Kutub Selatan bulan yang belum pernah dijelajahi selama ini. Pasca pendaratan, Chang’e 4 mengirim foto dari permukaan bulan.

Roket Long March 3B yang membawa wahana Chang'e 4 meluncur 8 Desember 2018

Misi wahana Chang’e 4 bertujuan untuk menyelidiki struktur dan komposisi mineral di bulan. Kawasan Aitken diduga terbentuk dari tumbukan besar di awal pembentukan satelit alami bumi ini. Chang’e 4 membawa sebuah rover beroda enam bertenaga surya. Rover ini memiliki panjang 1,5 meter dan tinggi 1 meter.

Namun, di luar aspek penelitian, keberhasilan China mendaratkan wahana tanpa awaknya di bulan, telah menandai ambisi negeri tirai bambu itu untuk menjadi negara adidaya di ruang angkasa.

Foto permukaan bulan yang dikirim wahana China (courtesy: CNSA)

Misi ruang angkasa Beijing tak hanya berhenti sampai di bulan saja. Pada 2020, CNSA akan mengirim wahana ke planet Mars. Bahkan pada 2022, China juga akan mengoperasikan sebuah stasiun ruang angkasa yang permanen.

Meski Beijing mengklaim misi ruang angkasa mereka hanya untuk tujuan damai, Amerika Serikat tetap saja curiga. Washington khawatir China menempatkan senjata barunya di ruang angkasa. Atas dasar itulah, beberapa waktu lalu Presiden Donald Trump, sampai mengumumkan pembentukan pasukan ruang angkasa pada 2020 mendatang.

Sejauh ini Kongres AS melarang Badan Ruang Angkasa AS atau NASA bekerjasama dengan China dengan alasan keamanan nasional.

Sumber : CGTN, CNN dan The Guardian


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments