youtube channel

Channels

Tumpahan Minyak Balikpapan, Tim Turunkan 15 Kapal Bersihkan Laut

Tumpahan Minyak Balikpapan, Tim Turunkan 15 Kapal Bersihkan Laut

Tumpahan Minyak Balikpapan, Tim Turunkan 15 Kapal Bersihkan Laut

antvklik.com - Sisa sisa tumpahan minyak Balikpapan di perairan dan pemukiman warga akibat pecahnya pipa penyalur minyak mentah masih terlihat. Meski demikian kondisi perairan pesisir dan Teluk Balikpapan di hari kelima mulai kembali normal. Sisa minyak dari tumpahan minyak Balikpapan yang sebelumnya menutupi kawasan ini saat ini sudah hampir bersih dan hanya masih terdapat sisa minyak di tengah perairan.

Petugas tim penanggulangan akan kembali menurunkan 15 kapal guna melakukan kembali penyisiran untuk membersihkan sisa-sisa minyak yang masih ada,”Penyisirian dilakukan sejauh 2 mil dari tkp awal atau pusat tumpahan minyak,”kata Alicia, Humas Pertamina.

Sementara itu saat ini juga KSOP Balikpapan menutup posko operasi tim penanggulangan pembersihan dan penanggulangan minyak di Teluk Balikpapan.Sementara untuk sisa sisa tumpahan minyak Balikpapan yang masih ada diserahkan langsung ke Pertamina untuk ditanggulangi.

Pipa Pertamina yang putus memiliki ketebalan pipa 12.7 mm terbuat dari bahan pipa Carbon steel pipe API 5L Grade X42. Kekuatan pipa terhadap tekanan diukur dari safe Maximum Allowable Operating Pressure (MAOP),1061.42 Psig, sementara, operating pressure yang terjadi pada pipa hanya mencapai 170.67 Psig.

Kondisi pipa sangat baik dan diinspeksi secara berkala. Terakhir kali visual inspection tanggal 10 Desember 2018 oleh diver untuk check kondisi external pipa, cathodic protection dan spot thickness. Inspeksi untuk sertifikasi terakhir dilakukan 25 Oktober 2016, sertifikat kelayakan penggunaan peralatan yang dikekuarkan oleh Dirjen Migas masih berlaku hingga 26 Oktober 2019. Sertifikasi dilakukan 3 tahun sekali sesuai SKPP Migas.Laporan Agus Sabahara dari Balikpapan.

Semula tumpahan minyak ini diduga berasal dari tumbahan minyak kapal yang terbakar. Baca: Pasca kapal Ever Terbakar

Setelah sempat membantah, Pertamina Refinery Unit V Balikpapan akhirnya mengakui tumpahan minyak di Teluk Balikpapan berasal dari kebocoran pipa milik Pertamina yang putus dari arah perairan Lawe-lawe Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (4/4/2018). Direktur Kriminal Khusus Polda Kaltim, Komber Pol Yustan Alpiani mengatakan, Polda Kaltim masih menyelidiki penyebab putusnya pipa berdiameter 20 inch dengan tebal 12 mm milik Pertamina yang mengakibatkan tumpahan minyak Balikpapan .

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, putusnya pipa minyak PT Pertamina (Persero) di Teluk Balikpapan, menyebabkan tumpahan minyak Balikpapan menyebabkan potensi kerugian hingga 200.000 barel per hari (bph).


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments