youtube channel

Channels

Tersangkut di Rel, Toyota Rush Bu Guru Ringsek Ditabrak Kereta

Tersangkut di Rel, Toyota Rush Bu Guru Ringsek Ditabrak Kereta

Toyota rush tersangkut di bantalan di perlintasan Tirus Tegal

Beberapa detik sebelum kereta lewat, Dyah Widiastuti masih berusaha memacu Toyota Rush barunya yang tersangkut di bantalan rel di perlintasan kereta api Tirus, Kota Tegal, Jumat (13/9/2019). Meski telah dibantu warga, roda mobil tersebut gagal keluar dari badan rel dan akhirnya dihantam kereta.

antvklik.com - Detik-detik tertabraknya mobil milik Dyah yang berprofesi sebagai guru ini terekam kamera pengawas milik Dinas Perhubungan Kota Tegal, Jawa Tengah. Dalam rekaman terlihat, Mobil Dyah dan sepeda motor melewati perlintasan padahal palang pintu kereta api sudah mulai ditutup. Toyota Rush yang dikendarai Dyah mengarah terlalu ke kiri jalan sehingga mobilnya sejajar dengan rel kereta. Roda depan dan belakang bagian kiri mobilnya berada di bantalan rel kereta yang lebih rendah dari pada jalan raya.

Terlihat, Dyah berusaha memundurkan mobilnya, tapi gagal. Warga sekitar membantu mendorong mobilnya. Namun tak lama berselang kereta dari arah timur semakin dekat. Dyah memilih menyelamatkan diri. Warga pun turut berhamburan menjauh.

Sementara penjaga palang pintu Sugito mencoba memberi aba-aba ke arah masinis dengan mengibarkan bendera merah. "Saat itu saya sudah menyalakan mau menutup palang pintu. Tapi mobil menyerobot. Langsung masuk ke rel. Sedangkan informasi ada kereta sudah jalan. Kemudian saya keluar pos lari membawa bendera merah," kata Sugito.

Masinis melihatnya dan mencoba menghentikan kereta Namun kereta tetap meluncur pelan dan menabrak bagian belakang mobil hingga ringsek. Kereta baru berhenti sekitar 150meter setelah menabrak mobil milik Dyah.

Dyah Widiastuti (56), merupakan guru aparatur sipil negara (ASN) di sebuah sekolah menengah atas negeri di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Wiwing Wiwoho | Tegal, Jawa Tengah


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments