youtube channel

Channels

Terdampak Karhutla, Mengapa Riau Tak Butuh Bantuan DKI Jakarta?

Terdampak Karhutla, Mengapa Riau Tak Butuh Bantuan DKI Jakarta?

TerdaTerdampak Karhutla, Mengapa Riau Tak Butuh Bantuan DKI Jakartampak Karhutla, Mengapa Riau Tak Butuh Bantuan DKI Jakarta (Foto: Kolase)

antvklik.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengatakan, pihaknya tidak membutuhkan bantuan personel pemadam dari Pemprov DKI Jakarta, karena petugas pemadam karhutla di Riau masih mencukupi.

"Bukan kami tolak, tapi kami belum membutuhkan bantuan tersebut karena personel kami masih cukup untuk (menanggulangi karhutla) ini," ucap Edwar, Selasa (17/9/2019).

Menurut Edwar, saat ini titik panas atau hotspot juga tidak banyak di wilayah Riau. Bantuan dari DKI Jakarta sebaiknya dikirim saja ke daerah yang banyak titik api. Sehingga asapnya tidak berdampak ke wilayah Riau.

"Kalau bisa kirim ke daerah yang banyak titik api saja, seperti di Jambi dan Sumsel. Karena kebakaran di sana dampaknya ke kami juga, kan kami terdampak (asap) sekarang," ujar Edwar.

Namun, Edwar mengaku tetap berterima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bersedia mengirimkan bantuan personel pemadam.
Untuk saat ini jumlah personel tim Satgas Karhutla Riau masih cukup untuk menanggulangi karhutla.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirimkan 65 orang satuan tugas pemadaman karhula di Riau.

Pelepasan secara resmi dilakukan di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019) pagi. Pengiriman bantuan personel merupakan wujud kepedulian masyarakat Jakarta atas musibah bencana karhutla di Pulau Sumatra maupun Pulau Kalimantan.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, soal pengiriman Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Riau yang belum butuh bantuan 65 personel Satgas Terpadu kebakaran hutan dan lahan, itu bantuan bukan untuk Pemerintahan Provinsi Riau.

"Kami mengirimkan kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Jadi ke mananya yang menentukan adalah BNPB," kata Anies, Rabu (18/9/2019).

Anies bersyukur jika masalah karhutla di Riau sudah teratasi. Karena, kata dia, tujuan pemerintah mengirimkan bantuan adalah untuk memadamkan api dan mengendalikan dampak asap yang menyelimuti Riau.

"Kami itu mengirimkan orang bukan kepada pemerintah provinsi (Riau)," tegas Anies.

Anies mengatakan, Pemerintah DKI Jakarta mengirim bantuan ke pemerintah pusat melalui BNPB. Nantinya, kata dia, BNPB yang mengirimkan ke wilayah yang membutuhkan bantuan.

Menurut dia, -pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri sebelum mengirim bantuan anggota satuan tugas terpadu karhutla.

"Kami senang sekali kalau Riau sudah bebas asap. Alhamdulillah kalau Riau sudah bebas asap, kita bersyukur." Pungkas Anies.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments