youtube channel

Channels

Siti Aisyah dan Doan Thi Huang Terancam Jadi Tumbal

Siti Aisyah dan Doan Thi Huang Terancam Jadi Tumbal

Siti Aisyah dan Doan Thi Huang Terancam Jadi Tumbal

antvklik.com - - Siti Aisyah dan Doan Thi Huang, dua tersangka pembunuhan Kim Jong Nam, hari ini diadili di Pengadilan Malatsia Kepang. Siti Aisyah menghadapi tuduhan serius dalam perkara pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea. Tak tanggung-tanggung Siti Aisyah terancam hukuman mati.

Tiba di Pengadilan Malaysia Kamis dengan mengenakan baju anti peluru, dikawal oleh pasukan polisi bersenjata. Siti Aisyah (Warga Negara Indonesia) dan Doan Thi Huang (WN Vietnam) terancam menghadapi hukuman mati jika terbukti bersalah membunuh saudara tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Siti Aisyah dan Doan Thi Huong diduga menjadi pelaku yang mengoleskan VX, bahan kimia berbahaya yang oleh PBB dikategorikan sebagai racun yang digunakan sebagai senjata pemusnah massal, di wajah Kim Jong Nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari lalu.

Hingga kini keduanya merasa tak bersalah karena direkrut untuk acara televisi oleh beberapa warga negara Korea Utara. Polisi Malaysia juga telah mengidentifikasi empat warga negara Korea Utara sebagai agen intelejen, yang diyakini telah meninggalkan Pyongyang pada hari pembunuhan itu.

Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng mengatak pihaknya telah meminta polisi untuk memberikan salinan rekaman CCTV pada saat kejadian. Namun hingga kini pihak polisi belum memberikan responnya. "Anda tahu kami juga telah mengirimkan permintaan agar memperoleh pernyataan yang direkam dari tiga warga Korea Utara yang diizinkan untuk kembali ke Korea Utara itu. Sekarang faktanya bahwa mereka diizinkan untuk kembali Korea Utara, dengan demikian berarti mereka tidak akan potensi saksi."

Pengacara yang dikontrak pemerintah Indonesia untuk membela Siti Aisyah itu juga memprotes kebijakan pertukaran sandera yang pada akhirnya akan mengorbankan kedua tersangka. "Fakta bahwa ada pertukaran sandera dan semua itu untuk keselamatan warga negara Malaysia yang ada di Korea Utara. Namun yang tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan orang terdakwa, tidak bisa dilakukan di mengorbankan seseorang yang sedang menghadapi sebuah kuburan dan tuduhan serius yang membawa hukuman mati wajib. Itu sungguh melanggar azas keadilan."

Hal senada juga dikatakan Hisyam Teh, pengacara Warga Negara Vietnam. "Dalam dakwaan itu dinyatakan bahwa ia dengan empat tersangka lainnya bersama-sama melakukan perbuatan yang menyebabkan kematian. Yang kami inginkan keempat orang itu juga diperiksa,"katanya.


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments