youtube channel

Channels

Kereeen! Indonesia Pimpin Sidang DK PBB, Delegasi Internasional Memakai Batik

Kereeen! Indonesia Pimpin Sidang DK PBB, Delegasi Internasional Memakai Batik

Para diplomat negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB mengenakan batik pada Sidang DK yang dipimpin oleh Indonesia hari Selasa 7/5 di New York (Foto: Courtesy).

Batik, pakaian khas Indonesia ini dikenakan sebagian besar anggota delegasi negara-negara anggota DK PBB termasuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres

antvklik.com - Untuk pertama kalinya Indonesia sebagai Ketua Sidang Dewan Keamanan PBB memimpin sidang. Pertemuan Debat Terbuka (Open Debate) yang digelar di markas besar DK PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (7/5/2019) diwarnai dengan batik dan tenun.

Pakaian khas Indonesia ini dikenakan sebagian besar anggota delegasi negara-negara sahabat termasuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang mengenakan motif tenun troso cerah.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memimpin langsung sidang debat terbuka dengan tema “Menabur Benih Perdamaian,” terutama untuk terus mendorong peningkatan kapasitas pasukan penjaga perdamaian dalam berbagai misi di seluruh pelosok dunia.

Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam keterangan persnya menyatakan, “Dipilihnya batik sebagai dress code Sidang Dewan Keamanan PBB merupakan bentuk penghormatan pada anggota Dewan Keamanan PBB bagi Indonesia yang memegang presidensi Dewan Keamanan PBB untuk bulan Mei 2019.”

Utusan Khusus Republik Dominika untuk PBB Jose Singer Weisinger (dua dari kiri), Koordinator Politik MIsi Perancis untuk PBB Antoine Michon (tiga dari kiri), dan Duta Besar Jerman untuk PBB Christoph Heusgen (dua dari kanan) mengenakan batik saat menghadiri sidang Dewan Keamanan PBB di New York Selasa (7/5/2019).(Kemenlu RI)

Pakaian khas Nusantara yang dikenakan delegasi Dewan Keamanan PBB hari ini merupakan koleksi pribadi mereka masing-masing. Sejumlah delegasi mengoleksi batik tidak hanya dari pemberian delegasi Indonesia di New York, atau ketika mereka menjadi ketua delegasi dalam konferensi di Indonesia, namun juga ada yang membelinya sendiri saat kunjungan ke Indonesia.

Badan PBB untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan, UNESCO. Batik ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009.


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments