youtube channel

Channels

Kota Hantu di AS Laku Terjual dengan Harga Rp 19,4 Miliar

Kota Hantu di AS Laku Terjual dengan Harga Rp 19,4 Miliar

Kota hantu Cerro Gordo laku terjual Rp 19,4 miliar (foto : Nolan Nitschke)

antvklik.com - - Cerro Gordo, sebuah kota hantu di Negara Bagian California, AS laku terjual baru-baru ini. Agen properti Jake Rasmuson mengatakan, kota tua peninggalan abad 19 ini dijual dengan harga 1,4 juta dollar AS atau setara Rp 19,4 miliar kepada pengusaha setempat, Brent Underwood. Agar terkesan lebih menyeramkan, transaksi penjualan digelar pada “Friday 13th” atau Jumat, 13 Juni lalu.

Menurut Rasmuson, Cerro Gordo awalnya dipasarkan dengan harga 925 ribu dollar AS atau setara Rp 12,8 miliar pada Juni lalu. Namun rupanya, peminat kota hantu ini membludak hingga akhirnya mereka memutuskan Brent Underwood sebagai pembelinya. Underwood dipilih bukan hanya lantaran mengajukan harga lebih menarik, tapi ia juga berjanji akan tetap menjadikan kota ini dibuka untuk umum.

kota hantu Interior bangunan Cerro Gordo yang sudah ditinggalkan penghuni (courtesy foto : Nolan Nitschke)

Cerro Gordo bukanlah kota penuh hantu. Istilah kota hantu dimaksudkan untuk kota-kota yang sudah ditinggalkan penghuninya dengan berbagai alasan. Cerro Gordo yang berjarak 321 km sebelah utara Los Angeles ini ramai penduduk pada pertengahan abad 19 seiring dibukanya tambang perak dan timah disana. Namun pada akhir abad 19 kota ini mulai ditinggalkan penduduknya seiring jatuhnya harga perak dan timah.

Kota Cerro Gordo berdiri di kawasan lereng Pegunungan Inyo seluas 1.200 meter persegi. Hingga kini kota tersebut masih menyisakan 22 bangunan, mulai dari hotel, gereja hingga museum. Beberapa rumah penduduk juga masih berdiri disana.

Seperti dilansir cnn.com, si pemilik baru, Brent Underwood berencana akan memugar kota ini dan akan menjadikanya sebagai tempat wisata sejarah AS. Bahkan ia sampai melahap 4 buku sejarah tentang Cerro Gordo agar lebih memahami dalam memugar kota ini. Sebagai tahap awal, Underwood akan membuat tempat penginapan lalu selanjutnya menyediakan koneksi internet agar para wisatawan betah berlama-lama di kota hantu ini.

Sumber : LA Times, CNN, CNBC


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments