youtube channel

Channels

Sabar, Sampai Mei 2019 Jakarta-Bekasi Memang Masih Macet

Sabar, Sampai Mei 2019 Jakarta-Bekasi Memang Masih Macet

Sabar, Sampai Mei 2019 Jakarta-Bekasi Memang Masih Macet

antvklik.com - - Salah satu proyek yang beririsan dengan jalan tol Jakarta-Cikampek adalah proyek kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (JABODEBEK), 3 koridor sekaligus dibangun. Tentu saja, pembangunan ini menyebabkan kemacetan lalu lintas jalan tol. LRT koridor Cawang-Bekasi ini dibangun sepanjang 18,5 km. LRT koridor Cawang-Bekasi ini akan dilengkapi dengan 6 stasiun dari mulai Cawang sampai Bekasi Timur. Pembangunan akan dimulai dari titik pertemuan di Cawang, Jakarta Timur. Dari sini nanti terus akan dibangun ke arah Bekasi Timur.

Dari Cawang, lintasan LRT koridor Cawang-Bekasi dibangun akan melintasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Ia mengatakan, bila pengguna jalan tol melintas dari arah Jakarta menuju Cikampek, proyek LRT Cawang-Bekasi akan berada di sisi sebelah kiri.

Setelah stasiun Cawang, stasiun kedua yang akan dibangun berlokasi di Jaticempaka. Lintasan akan dibangun menerus secara melayang. Stasiun ketiga akan berlokasi di Jatibening dan stasiun ke empat ada di sekitar Cikunir. Nantinya stasiun akan dibangun terintegrasi dengan infrastruktur lain seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan lain-lain.

Terus ke arah timur, lintasan LRT ini akan terhubung dua stasiun lagi yakni di kawasan Bekasi Barat dan terakhir di stasiun Bekasi Timur.Di stasiun Bekasi Timur, nanti akan terhubung dengan proyek residensial kami juga Gran Dhika City.

Koridor LRT Bekasi-Cawang sendiri merupakan bagian dari pekerjaan tahap pertama proyek LRT Jakarta Bogor Depok Bekasi (JABODEBEK). Bersama koridor Bekasi-Cawang 14,3 km, tengah dikerjakan juga koridor Cibubur-Cawang dan Cawang Dukuh Atas sepanjang 10,5 km.

Kontrak Pelaksanaan Pembangunan Prasarana Kereta Api Ringan/Light Rail Transit terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi ditandatangani Februari lalu.

Sebelumnya pada tanggal 9 September 2015 lalu, telah dilaksanakan groundbreaking pembangunan LRT Jabodebek oleh Presiden RI, Joko Widodo. Adapun Pembangunan LRT Jabodebek dengan total Jalur KA ± 81,6 Km dilaksanakan 2 tahap. Untuk Tahap I dengan total Jalur KA ± 43,3 KM lintas yang akan dibangun serta dilengkapi prasarana pendukung yang terdiri atas :

Lintas Cawang - Cibubur sepanjang ± 14,3 Km dengan jumlah stasiun sebanyak 4 unit ditargetkan selesai pada tahun 2019

Lintas Cawang - Kuningan - Dukuh Atas sepanjang ± 10,5 Km dengan jumlah stasiun sebanyak 7 unit

Lintas Cawang - Bekasi Timur sepanjang ± 18,5 Km dengan jumlah stasiun sebanyak 5 unit.

Adapun besaran nilai kontrak untuk pembangunan LRT Tahap I ini adalah sebesar ± Rp 23 Trilyun (belum termasuk Interest During Construction (IDC) dan Interest During Payment (IDP) pada 3 lintas di Tahap I. Pembayaran terhadap biaya pembangunan tersebut akan dibayarkan setelah mendapat review/evaluasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Lama Pembangunan konstruksi yang tercantum dalam kontrak tersebut selama 43 bulan terhitung dari 9 september 2015 sampai dengan 31 Mei 2019.

Jadi sabar, sampai Mei 2019, para pelaju Bekasi menuju Jakarta bakal menghadapi kemacetan yang luar biasa sepulang kerka


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments