youtube channel

Channels

Rumah Sudah Dilelang Bank, Penghuni Ngotot Bertahan di Dalam Rumah

Rumah Sudah Dilelang Bank, Penghuni Ngotot Bertahan di Dalam Rumah

Rumah sudah dilelang Bank, penghuni ngotot bertahan (Foto: ANTV/ Syamsul Huda)

Sengketa rumah terjadi di Jalan Dukuh Menanggal, Surabaya. Sang penghuni tak bisa keluar rumah, karena tertutup pagar papan setinggi 3 meter yang dipasang oleh pemenang lelang.

antvklik.com - Drama sengketa rumah terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Seorang penghuni rumah diblokir dengan menggunakan papan oleh pihak pemenang lelang, karena tidak mau meninggalkan rumah yang tengah disengketakan. Pemilik rumah yang memiliki hutang di bank, namun tidak bisa melunasi, akhirnya rumah tersebut dilelang oleh pihak bank.

rumah senketa 2 Penghuni masih bertahan di dalam rumah yang sudah dilelang (Foto: ANTV/ Syamsul Huda)

Sementara pemenang lelang merasa telah memiliki rumah di Jalan Dukuh Menanggal Surabaya ini berusaha secara persuasif agar pemilik rumah segera mengosongkan rumah. Namun pemilik rumah lama menolak dan bertahan di rumah ini, hingga akhirnya pemenang lelang melakukan penutupan pagar rumah dengan papan.

Penghuni yang tinggal di rumah nomor 27 ini mengakui pemblokiran ini karena adanya sengketa. Dirinya tidak mampu membayar tunggakan hutang di bank, sehingga rumah yang menjadi jaminan disita dan dilelang kepada pihak ketiga. Namun menurutnya, belum ada putusan eksekusi oleh pihak Pengadilan Negeri, pihak ketiga pemenang lelang sudah melakukan pemblokiran akses dengan cara menutup akses dengan papan.

“Katanya rumah ini sudah dimiliki pihak ketiga, kalau memang begitu, harus ada proses pengadilan, tidak boleh dieksekusi sendiri, “ ujar penghuni rumah sengketa, Reza Pahlevi.

Sementara dari pihak pemenang lelang pihaknya merasa telah memiliki rumah sengketa tersebut secara sah dan mengklaim memiliki sertifikat rumah tersebut dari bank. Pemenang lelangpun mengaku jika sudah berulang kali melakukan upaya mediasi dengan kerkoordinasi bersama RT dan RW setempat. Namun mediasi ini tidak ditanggapi oleh penghuni rumah. Saat penutupan akses rumah tersebut, pihak pemenang lelang mengaku rumah dalam kondisi kosong.

“Saya mengusahakan mediasi untuk kekeluargaan. Saya menang lelang sampai saya balik nama, sertifikat selalu saya infromasikan. Saya diarahkan ke lawyernya. Habis lebaran, tengah malam beliau lompat pagar rumah itu, katanya ambil baju yang tertinggal. Kenyataannya sampai sekarang gak mau keluar. Terakhir, sebelum saya tutup pagar, saya pernah bilang di depan Pak RT, Pak RW, ayo kita rembukan, tapi beliau tidak mau keluar, " ujar pihak pemenang lelang, Lie Andri.

Pemblokiran inipun akhirnya dibongkar, setelah pihak kepolisian dari Polsek Gayungan melalukan mediasi.Meski telah dibongkar, namun sang penghuni masih tetap ngotot untuk bertahan di dalam rumah. Pihak pemenang lelang pun akan menunggu putusan eksekusi dari Pengadilan Negeri Surabaya.

Syamsul Huda, Surabaya | Jawa Timur


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments