youtube channel

Channels

Polisi Kesulitan Menetapkan Tersangka Pembunuh Pengemudi Ojol di Madiun

Polisi Kesulitan Menetapkan Tersangka Pembunuh Pengemudi Ojol di Madiun

Kasat Reskirm Polres Madiun AKP Logos Bintoro. (Foto: ANTV/Mochamad Ridwan).

Polisi kesulitan menetapkan tersangka pelaku pembunuhan Darwin Susanto, pengemudi Ojek Online (Ojol) di Madiun, Jawa Timur.

- Lima hari sudah, petugas Reserse Kriminal Kepolisian Resort Madiun, belum juga dapat menetapkan siapa pelaku pembunuhan terhadap Darwin Susanto (30), pengemudi Ojek Online (Ojol).

antvklik.com - Padahal Polisi sudah mengamankan Mira Happy (28), saksi kunci, yang diduga kuat mengetahui pertama kali suaminya tewas di kamar ruko kontrakannya Jalan Panglima Sudirman Kelurahan Pandean Kecamatan Mejayan, Madiun, Jawa Timur, Minggu (11/8/2019).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Madiun AKP Logos Bintoro menerangkan kesulitan dikarenakan keterangan Mira Happy kepada penyidik, selalu berubah.

Oleh karena itu, penyidik masih terus mencari alat bukti penyebab kematian Darwin, yang dapat mengarah kepada Mira, menjadi tersangka pembunuhan. Kini Mira Happy tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa dr Soeroto, Ngawi, Jawa Timur.

Kondisi Mira yang tengah sakit, membuat penyidik harus bekerja keras mencari bukti lain di lokasi kejadian seperti kayu atau besi yang digunakan untuk menganiaya korban, untuk memperkuat dan membuktikan siapa pelakunya.

“Ini (Mira Happy) pengidap schizofrenia paranoid. Penyidik mencari alat bukti lain untuk mengarahkan dia (Mira) pelaku. Saat ini tim bergerak masih mengumpulkan bukti-bukti lain, dengan bukti itu bisa membuat terang pelakunya siapa. Alat bukti yang digunakan untuk membunuh, kayu, benda tumpul, ya dari pengakuan (Mira) kayu atau besi,” katanya.

Ia menambahkan sejauh ini ada 6 orang saksi, termasuk Mira Happy, yang sudah diminta keterangannya oleh penyidik.

Sebelumnya, Darwin Susanto, pengemudi Ojek Online (Ojol) ditemukan tewas di dalam kamar tidur ruko kontrakannya di Jalan Panglima Sudirman Kelurahan Pandean Kecamatan Mejayan, Madiun, Jawa Timur, Minggu (11/8/2019).

Kondisi jasad Darwin, penuh luka di tangan, perut, wajah dan kelaminnya. Kesehariannya, korban tinggal bersama istri dan anaknya di ruko yang digunakan untuk berjualan baju. Namun ketika jasad Darwin ditemukan, istri dan anaknya tidak berada di lokasi.

Mochamad Ridwan | Madiun-Jawa Timur


icon featured

Popular

icon featured

Comments