youtube channel

Channels

Dukungan Penuh dari NasDem Untuk Khofifah-Emil di Pilkada Jatim 2018

Dukungan Penuh dari NasDem Untuk Khofifah-Emil di Pilkada Jatim 2018

Dukungan Penuh dari NasDem Untuk Khofifah-Emil di Pilkada Jatim 2018

antvklik.com - -Partai NasDem resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada Jawa Timur 2018. Dukungan ini langsung dinyatakan oleh Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate, di DPP NasDem, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2018), sesuai dengan surat "Keputusan DPP partai NasDem No 174/XII/2017 memberikan persetujuan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur dengan nama Calon Gubernur Dra Khofifah Indar Parawansa dan nama Cawagub Dr Emil Dardak M.Sc.

Dukungan ini merupakan suatu proses panjang yang telah dikaji oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh untuk menetapkan Khofifah sebagai cocok yang tepat memimpin provinsi Jawa Timur. “ Ujar Johnny.

Khofifah yang turut hadir dalam deklarasi ini, berterima kasih atas kepercayaan partai besutan Surya Paloh ini, yang memberi dukungan penuh kepadanya untuk maju di Pilkada Jatim. Khofifah mengakui, dukungan yang diberikan tak terlepas dari kedekatannya yang sering berdiskusi dengan Surya Paloh.

Sementara, Emil Dardak yang berkesempatan hadir, juga menyampaikan ungkapan terima kasih atas dukungan yang diberikan NasDem. Bupati Trenggalek ini akan menjadikan Jawa Timur sebagai sentral ekonomi untuk menjawab tantangan Indonesia.

"Kata kata yang mengena tadi dari pak Sekjen tadi bahwa Jawa Timur memiliki peran dari wilayah sentral dari Indonesia, maka kami akan jadikan Jatim sebagai sentral ekonomi untk menjawab tantangan Indonesia," kata Emil.

"Tentunya kita meyakini ini adalah awal sejarah untuk mengukir Jawa Timur, dari semua gender semuanya akan bisa berdaya saing dan dorong bersama untuk memajukan ekonomi secara merata," pungkasnya.

Pada deklarasi tersebut juga dihadiri tokoh Islam yakni KH Salahuddin Wahid atau akrab disebut Gus Sholah, KH Asep Syaifuddin Chalim dan Husnul Khuluq.

Laporan Hartono dari Jakarta.


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments