youtube channel

Channels

Pesta Gay, Ratusan Pengunjung Jalani Pemeriksaan Polres Jakarta Utara

Pesta Gay, Ratusan Pengunjung Jalani Pemeriksaan Polres Jakarta Utara

Pesta Gay, Ratusan Pengunjung Jalani Pemeriksaan Polres Jakarta Utara

antvklik.com - - Tim Gabungan Polres Jakarta Utara dan Polsek Kelapa Gading, Minggu (21/5/2017) malam, menggerebek lokasi pesta gay di tempat kebugaran atau GYM Atlantis, ruko Kokan Permata, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pada saat digerebel, para kaum gay tersebut sedang asik melakukan pesta seks. Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB. Kasat Reskrim Polres metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi menyebutkan ada 141 pria yang diamankan dan seluruhnya dalam keadaan telanjang pada saat digerebek.

Pesta gay tersebut dilakukan di tiga lantai ruko. Untuk masuk ke area pesta yang digelar tersebut, pengunjung dikenakan biaya Rp 185 ribu. Saat sedang diamankannya ruko berlantai tiga tersebut mereka sedang melakukan kegiatan pesta seks gay dengan tema Event The Wild One. Para kaum homoseksual tersebut tersebar di lantai dasar ruko yang merupakan lokasi fitnes, kemudian di lantai dua tempat berlangsungnya pesta seks striptis, dan lantai tiga tempat pesta seks spa.

Penggerebekan pesta gay tersebut dilakukan setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat entang adanya dugaan aktifitas fitnes yang menyimpang. Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Nariadi. Pesta gay yang berlangsung di tempat GYM Atlantis mulai pukul 19.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Mertro Jakarta Utara AKBP Nasradi mengatakan selain 141 pengunjung gay yang diamankan kepolisian, pemilik tempat, karyawan, resepsionis, penari striptis semua telah diamankan.

Senin (22/5) pagi, 2 unit ruko di komplek Kokan Permata Gading, Kelapa gading, Jakarta Utara terpasang garis polisi. Sementara di halaman depannya sejumlah unit sepeda motor dan sebuah mobil milik pengunjung masih terparkir. di dalam ruko nomor 15-16 ini diduga sering disalahgunakan untuk aktifitas seks sejenis kaum pria.

Sebelum penggerebekan, salah seorang petugas keamanan di komplek ini tidak menaruh curiga dan hanya mengetahui sebagai tempat fitness. Menurutnya ruko ini sudah beroperasi selama 3 tahun belakangan.

Dari 141 gay tersebut, 4 orang diantaranya merupakan warga negara asing (WNA) yang bersal dari Malaysia, Singapura dan Hongkong. Kaum gay yang ditangkap tersebut diduga merupakan jaringan Internasional. Mereka yang terjaring, melanggar UU NO 4 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Sejumlah barang bukti yang diamankan dari pesta gay petugas yaitu kondom, tiket, rekaman CCTV, uang tip striptis, kasur, fotokopi Ijin Usaha, HP yang berisi broadcast, dan iklan Event The Wild One. Kapoles Jakarta Utara Kombes Dwiyono mengatakan sampai saat ini masih berlangsung pemeriksaan.

Demikian laporan Novi Zakaria dari Jakarta.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments