youtube channel

Channels

Perahu Cukrik Tenggelam Disapu Ombak, 2 Nelayan Hilang   

Perahu Cukrik Tenggelam Disapu Ombak, 2 Nelayan Hilang   

Perahu Cukrik Tenggelam Disapu Ombak, 2 Nelayan Hilang   

antvklik.com - - Cuaca buruk dan ombak besar yang terjadi di pesisir Laut Jawa, Rembang, Jawa Tengah, mengakibatkan sebuah perahu cukrik tenggelam dihantam ombak besar. Akibatnya, 2 orang nelayan tradisional yang tengah mencari rajungan dan ikan hilang.

Dua orang nelayan tradisional di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, hilang. Diduga perahu nelayan tersebut tenggelam setelah dihantam ombak besar saat mencari ikan dan rajungan pada jarak 2 mil dari bibir pantai sSuke, rembang.

Hingga pagi ini Tim SAR Rembang masih melakukan pencarian, sejumlah nelayan juga dilibatkan dalam pencarian ini. Diduga 2 korban tersebut bernama Syarifuddin, 42 tahun, dan Sumani, 65 tahun, keduanya merupakan warga Desa Manggar, Kecamatan Sluke, Rembang. Mereka dilaporkan warga telah hilang sejak kemarin sore saat mereka melakukan pencarian ikan dan rajungan.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Rembang, Pramujo, mengatakan, berdasarkan keterangan yang diterima BPBD Rembang. Awalnya ke 2 korban berangkat untuk mencari ikan kecil dan mereka menaiki perahu cukrik berangkat dari Pelabuhan Sluke, kemarin sekitar pukul 05.00 dan biasa pulang pada pukul 09.00, tetapi sampai sore mereka belum kembali dari laut.

Namun, sebelum dikabarkan hilang memang saat pukul 08.00 dikabarkan oleh nelayan lainnya terjadi ombak besar di laut. Ombak tersebut pun terjadi hingga pukul 11.00. Para nelayan lainnya pun menunggu kepulangan ke 2 korban, namun tak kunjung datang kedaratan. Akhirnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek, Kecamatan Sluke, dan BPBD Rembang bahwa perahu yang ditumpangi oleh 2 nelayan itu telah tenggelam.

Tim Sar dari BPBD Rembang mencari keberadaan 2 nelayan yang menjadi korban ( Sumber : Abdul Rohim )

Pihak BPBD Rembang menghimbau kepada nelayan tradisional dipesisir pantai Utara rembang untuk mewaspadai ancaman cuaca buruk di Laut Jawa dalam beberapa hari ke depan. Tiupan angin kencang disertai ombak besar rawan terjadi, karena memasuki puncak musim angin Baratan.

Demikian laporan Abdul Rohim dari Rembang, Jawa Tengah


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments