youtube channel

Channels

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Cuaca

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Cuaca

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Cuaca

antvklik.com - Tim gabungan dari Basarnas, Polri dan Marinir Selasa pagi (19,6) melanjutkan melakukan upaya pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun dengan menggunakan kapal cepat, ferry dan kapal karet. KM Sinar Bangun yang mengangkut puluhan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Pencarian para kornan terkendala kondisi cuaca yang kurang bersahabat, angin kencang dan hujan yang terus mengguyur sekitar kawasan Danau toba menghambat laju pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan pihaknya berupaya terus melakukan pencarian bersama dgn tim gabungan sejak kemarin sore hingga hari ini.

Di Pelabuhan Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, tampak sejumlah kerabat keluarga korban kapal tenggelam sejak pagi dini hari hingga saat ini terlihat resah dan sedih menunggu dan menanti kabar hasil pencarian dari tim SAR.

Seorang ibu asal Indra Pura Kabupaten Batubara, Aida Damanik menangis dan sesenggukan mengetahui anaknya merupakan salah satu korban tenggelam di Kapal Sinar Bangun. Sembari menangis, Aida berharap agar tim SAR dapat segera menemukan para korban termasuk anaknya, baik dalam keadaan hidup maupun telah meninggal dunia.

Hingga Selasa pagi, sudah 17 korban yang ditemukan selamat dan satu orang meninggal dunia pada peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. Para korban dirawat di Puskesmas Simarmata dan sebagian lagi di RSUD dr Hadrianus Sinaga, Pangururan, Kabupaten Samosir dan Puskesmas Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun.

KM Sinar Bangun yang berangkat dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir yang tengah menuju Pelabuhan Tigaras Kabupaten Simalungun Sumatera Utara tenggelam di Danau Toba. Diduga kapal tenggelam setelah dihantam ombak besar.

Selain membawa 80 penumpang KM Sinar Bangun yang berangkat Senin (18/6/2018) sore juga mengangkut puluhan sepeda motor. Namun baru bertolak beberapa menit dan masih berada di perairan sekitar Pulau Tao Simanindo, kapal langsung tenggelam akibat dihantam ombak besar. Kondisi ini diperparah cuaca buruk dan hujan deras yg mengguyur kawasan Danau Toba.

Laporan Daud Sitohang dan Soritua Manurung dari Sumatera Utara.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments