youtube channel

Channels

Uang 10 Juta Rupiah Dikembalikan Menteri Agama ke KPK

Uang 10 Juta Rupiah Dikembalikan Menteri Agama ke KPK

Menteri Agama sudah mengembalikan uang 10 juta ruiah kepada KPK

Nama Lukman Hakim Saifuddin, terseret dalam kasus jula beli jabatan di Kementerian Agama saat pemeriksan tersangka Haris Hasanudin.

antvklik.com - - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terseret kasus jual beli jabatan. Lukman mengaku telah mengembalikan uang Rp10 juta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga pemberian Haris Hasanuddin sebagai kompensasi atas terpilihnya Haris sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur.

"Jadi yang terkait dengan uang Rp10 juta itu saya sudah sampaikan kepada penyidik KPK bahwa sudah lebih dari sebulan yang lalu uang itu sudah saya laporkan pada KPK," kata Lukman usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini Rabu (8/5/2019)

Lukman dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan jual beli jabatan di kementerian agama RI Tahun 2018-2019.

Lukman tiba di gedung KPK sekitar pukul 10.00WIB, dan langsung dihujani pertanyaan oleh sejumlah jurnalis yang telah menunggunya.

"Mari kita dukung bersama kerja KPK untuk menyelesaikan kasus ini untuk masa depan yang lebih baik," kata Lukman.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. Ketiganya dijerat dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya beberapa waktu lalu.

Setelah operasi tersebut, 18 maret 2019 yang lalu KPK melakukan penggeledahan dan menyita uang ratusan juta dalam bentuk rupiah dan dolar dari penggeledahan di kantor Kementerian Agama. Uang tersebut ditemukan di ruang Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Uang tersebut sebesar Rp180 juta dan USD30 ribu.

Dalam kasus jual beli jabatan di kementerian agama inu KPK menetapkan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (RMY), mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur Haris Hasanudin (HRS), dan mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq (MFQ) sebagai tersangka.

KPK menduga ada transaksi yang dilakukan oleh HRS dan MFQ kepada RMY. Transaksi tersebut diduga terkait seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama. Diduga, HRS sebelumnya telah menyerahkan uang sebesar Rp250 juta kepada RMY untuk memuluskan langkah HRS menjabat Kepala Kanwil Kemenag Jatim. Dalam penanganan perkara tersebut, KPK mengamankan uang hingga Rp156 juta.

KPK menyangkakan RMY melanggar pasal pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. Sementara itu, HRS melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU Tipikor. Sementara itu, MFQ disangka melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

| Shandi March | Jakarta |


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments