youtube channel

Channels

Presiden Jokowi : Kita Tak Boleh Alergi Terhadap Kritik

Presiden Jokowi : Kita Tak Boleh Alergi Terhadap Kritik

Jokowi berpidato di Sidang Tahunan MPR RI (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan depan Sidang Tahunan MPR RI. Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan, semuanya tak boleh alergi terhadap kritik.

antvklik.com - - Dalam Sidang Tahunan MPR RI di Jakarta, Jumat (16/8/2019), Presiden Joko Widodo menyampaikan pencapaian pemerintah dan berbagai lembaga negara. Jokowi mengatakan, semua pihak perlu saling mengingatkan dan saling membantu.

“Kita tidak boleh alergi terhadap kritik. Bagaimanapun kerasnya kritik itu harus diterima sebagai wujud kepedulian, agar kita bekerja lebih keras lagi memenuhi harapan rakyat,” kata Jokowi.

Menurutnya, perbedaan antar individu, kelompok, bahkan antara lembaga negara adalah sebuah keniscayaan. Namun perbedaan itu bukan alasan untuk saling membenci, menghancurkan atan bahkan saling meniadakan.

“Jika perbedaan itu kita kelola dalam satu visi besar yang sama, maka akan menjadi kekuatan yang dinamis. Kekuatan untuk mencapai Indonesia maju,” tegas Jokowi.

Karena itu Jokowi mengajak semua lembaga negara untuk membangun sinergi guna membangun bangsa, mendukung lompatan kemajuan untuk mengentaskan kemiskinan, ketimpangan dan membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi juga menyoroti soal ancaman intoleransi. Menurutnya, semua pihak harus bergandengan tangan menghadapi ancaman intoleransi, radikalisme dan terorisme.

“Di rumah Pancasila ini kita hidup rukun tanpa dibeda-bedakan latar belakang agama, asal usul suku, perbedaan ras maupun golongan. Rumah besar Indonesia adalah tempat nyaman bagi semua,” kata Presiden.

Ditambahkan Jokowi, perbedaan juga bukanlah penghalang untuk bersatu. Dalam persatuan itulah akan ditemukan energi maha dahsyat untuk menggerakkan seluruh tenaga, pikiran dan tetesan keringat untuk kemajuan Indonesia.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments