youtube channel

Channels

Jamkrindo Sumbang Dana Bina Lingkungan Rp15 Miliar

Jamkrindo Sumbang Dana Bina Lingkungan Rp15 Miliar

Jamkrindo Sumbang Dana Bina Lingkungan Rp15 Miliar

antvklik.com - - Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kepada masyarakat yang tertuang dalam Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), Perum Jamkrindo menggelontorkan dana bantuan.

Program yang menjadi bagian dari Kementerian BUMN tersebut, Dirut Jamkrindo Diding S Anwar memberitakan bantuan perlengkapan untuk kebutuhan Taman Bacaan Sekolah untuk dua sekolah dasar yakni SDN 2 dan SDN 3 Sembalun Bumbung, Kecamatan Semballun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) senilai total Rp100 juta.

Saat kunjungan ke sekolah tersebut di Lombok Timur pada Rabu (24/5) yang didampingi Menteri BUMN Rini M Soemarmo, Dirut Jamkrindo Diding mengatakan kegiatan PKBL Jamkrindo lebih banyak difokuskan pada kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Kegiatan sosial ini akan langsung memberi manfaat bagi mereka yang membutuhkan," kata Diding.

Diding menjelaskan untuk PKBL pihaknya menggelontorkan dana sebesar Rp15 miliar. "Dana tersebut bukan hanya untuk pendidikan tetapi berbagai kebutuhan umum yang dibutuhkan di masyarakat di berbagai daerah," ujarnya.

Diding menambahkan bahwa selama 2017, Jamkrindo telah menggelontorkan dana Rp874 juta hingga kwartal pertama tahun ini.

Dalam kegiatan tersebut Perum Jamkrindo melalui Divisi PKBL memberikan 3 unit Motor Roda 3 yang nantinya secara simbolis akan diserahan oleh Dirut Perum Jamkrindo Diding S Anwar.

Sementara pada saat bersamaan, dalam kunjungan kerja ke Lombok Timur, Menteri BUMN Rini Seomarmo mengatakan sejak 2016 sejumlah perusahaan BUMN telah memberi keuntungan dan kontribusi kepada pemerintah.

"Namun selain untung, perusahaan BUMN yang utama adalah memberi kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia," kata Rini.

Pada acara yang sama, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan Indonesia telah tidak lagi mengimpor betas dan telah memasuki tahun kedua. "Harga beras diharapkan tidak lagi bergejolak," katanya.

Kesuksesan serupa, kata Amran, Indonesia tidak lagi impor bawang merah dan bahkan sekarang siap ekspor bawang merah.

Dia menambahkan bawang putih memang masih impor sebagian. Namun Kementerian Pertanian berkeyakinan tiga tahun ke depan Indonesia sudah bisa swasembada bawah putih dengan salah satu pemasoknya dari petani dari Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments