youtube channel

Channels

Idul Adha, Rezeki Pengepul Kulit Hewan Kurban

Idul Adha, Rezeki Pengepul Kulit Hewan Kurban

Pengepul kulit hewan panen rezeki (Foto: Effendy Rois)

Usai Idul Adha adalah rezeki bagi pengepul kulit hewan kurban. Mereka panen rezeki karena ribuan lembar kulit hewan diterima dari warga dan panitia pemotongan hewan kurban.

- Usai Idul Adha, pengepul kulit hewan kurban di Solo, Jawa Tengah panen rezeki. Banyak warga dan panitia pemotongan hewan kurban yang menjual kulit hewan kurban seperti kambing dan sapi ke tempat pengepulan kulit.

antvklik.com - Menurut David, seorang pengepul kulit hewan di jalan sampangan, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, sejak Idul Adha tempat pengepulan miliknya dibanjiri orang-orang yang akan menjual kulit kurban.

“Saya habis Idul Adha gampang saja cari bahan baku kulit hewan. Banyak yang ngantarin ke tempat saya,” kata David.

Sudah puluhan tahun David terjun ke bisnis pengepulan kulit hewan kurban. Bersama pegawainya, David terlihat begitu teliti memeriksa kulit yang ditawari. Setelah di timbang, David akan memeriksa dengan seksama tiap bagian kulit. Kulit yang bersih tanpa lubang dan sayatan pisau akan dihargai tinggi.

“Harga kulit-kulit ini gak sama, kalau cacat akan murah. Selain itu kita juga liat kualitas kulit,” ungkap David.

Saat idul adha seperti sekarang David bisa mendapatkan ribuan kulit hewan. Bandingkan dengan hari biasa yang hanya puluhan. Itu pun David harus cari sendiri ke rumah jagal atau penyembelihan hewan.

Meski harga perkilonya mengalami penurunan, para penjual kulit hewan tetap mengaku untung. Menurut Amirul, penjual kulit hewan, di hari biasa kulit kambing dihargai Rp17.000 rupiah per kilo. Namun usai Idul Adha turun menjadi Rp15.000 per kilo.

“Harga tergantung kualitas dan besar kecil kulit. Juga ada sayatan atau tidaknya. Cuma kalau ambil rata-rata, kulit kambing dihargai lima belas ribu per kilo. Biasanya kan tujuh belas ribu. Meski demikian kita tetap untung karena stok kulit kita lebih banyak dibanding hari biasa,” jelas Amirul.

Untuk kulit sapi, para pengepul menghargainya Rp5.500 per kilo. Berbeda jauh di hari biasa yang bisa dijual Rp10.000 per kilo.

Dari tempat pengepulan milIknya, David akan menjual kulit hewan ke pabrik yang menggunakan bahan baku kulit. Oleh pabrik, kulit-kulit ini disulap menjadi aneka produk mulai dari sarung tangan hingga jaket.

Khusus jaket dengan kualitas baik biasanya dijual ke luar negeri dengan harga tinggi.

Effendy Rois | Solo, Jawa Tengah


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments