youtube channel

Channels

Di Pasar Tebet Barat Harga Bawang Putih Melonjak Jadi Rp 60 Ribu Per Kilo  

Di Pasar Tebet Barat Harga Bawang Putih Melonjak Jadi Rp 60 Ribu Per Kilo  

Gubernur DKI meninjau ketersediaan dan harga bawang putih di bulan ramadan (foto FB Anies baswedan)

Sejak pertengahan April lalu, h arga bawang putih masih bertahan di angka Rp 60-80 per kilogramnya.

antvklik.com - newsplus.antvklik.com- Bawang putih di Ibu Kota akhir-akhir ini tengah menjadi sorotan karena harganya melambung tinggi. Di Pasar Tebet Barat Jakarta Selatan, harga bawang putih yang sebelumnya Rp 35 ribu per kilogramnya kini menjadi Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogramnya.

"Harganya mulai naik setelah pencoblosan, waktu itu pernah tembus Rp 100 ribu per kilo, ini sekarang sudah mulai turun," ucap salah satu penjual sayur di Pasar Tebet Barat.

Untuk menyiasati kenaikan harga bawang putih agar tidak menguras uang belanja, pembeli pun mengurangi jumlah pembelian.

"Ya mesti mengirit. Yang tadinya bawang putihnya pakai 5 jadi 2," ujar Emi, salah satu pembeli di Pasar Tebet Barat.

Sementara itu dalam akun di salah media sosialnya, Gubernur DKI Jakarta, kemarin menulis:

“Bawang putih Rp 600.000/ 20 kg, atau Rp 30.000/kg harganya di Jakgrosir Pasar Induk Kramat Jati. Tentu harga ecerannya akan sedikit lebih tinggi.

Pagi tadi di Pasar Induk Kramat Jati, jajaran Pemprov DKI bersama Pak Hamid kepala perwakilan Bank Indonesia di DKI Jakarta, meninjau situasi pasar, khususnya terkait dengan ketersediaan bahan-bahan pangan.

Alhamdulillah ketersediaan bahan-bahan pokok mencukupi, khususnya di Jakarta, pasokannya stabil, dengan begitu maka harga pun Insyaallah akan terus stabil.

Beras malah justru harganya mengalami penurunan, karena kita baru saja panen. Kemudian kebutuhan-kebutuhan lainnya juga pasokannya aman.

Khusus terkait bawang putih yang kemarin sempat ada lonjakan karena kelangkaan, Alhamdulillah kemarin siang kita cek ke Foodstation Tjipinang baru saja menerima kiriman bawang putih. Dan pagi ini sudah tersedia di Jakgrosir Pasar Jaya, Pasar Induk Kramat Jati.

Yang terpenting pasokan suplainya itu terjaga, hari-hari ke depan akan datang terus, kira-kira sekitar 5 kontainer, per kontainer 29-30 ton

Harapannya untuk warga Jakarta bisa terpenuhi lagi kebutuhan untuk bawang putih dan harganya bisa kembali terjangkau.

Insya Allah kebutuhan pokok, pangan lainnya di Jakarta, tidak ada masalah sampai dengan nanti menjelang lebaran di akhir bulan Ramadan.”

Sementara itu, PT Food Station Tjipinang Jaya dilaporkan telah berkomunikasi dengan delapan importir yang telah mendapatkan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian. Melalui delapan importir tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap PT Food Station Tjipinang Jaya bisa mendapatkan satu kontainer dari seluruh bawang putih yang dimiliki oleh importir. Jumlah bawang putih dalam satu kontainer pun bervariasi antara 20 ton hingga 40 ton.

Sebelumnya, Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo adi mengatakan, diperlukan 11 kontainer komoditas itu per minggu untuk menstabilkan harga.

Sedangkan Direktur Operasional PT Food Station Tjipinang Jaya Frans Tambunan mengatakan diperlukan 2.970 ton untuk Ramadan 2019 dan per 2 mei 2019 pihaknya telah berhasil mendapatkan 75 ton bawang putih dari importir.

Berdasarkan data informasi pangan Jakarta per 6 Mei 2019 harga rata-rata bawang putih per kilogramnya telah melonjak mencapai Rp 64.660, jauh di atas harga rata-rata per 1 Mei 2019 yang berada di angka Rp 49.638.

I Alfia Sudarsono I Achmad Djunaedi I Jakarta I


icon featured

Related Article

icon featured

Popular

icon featured

Comments