youtube channel

Channels

Dengan Keris dan Patung Jenglot, Dukun Ngibul Ngaku Bisa Gandakan Uang

Dengan Keris dan Patung Jenglot, Dukun Ngibul Ngaku Bisa Gandakan Uang

Dengan Keris dan Patung Jenglot, Dukun Ngibul Ngaku Bisa Gandakan Uang

antvklik.com - Aparat Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, menangkap seorang dukun gadungan yang mengaku bisa menggandakan uang atas laporan korbannya. Sang korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Dukun tersebut menggunakan patung jenglot, keris, hingga kardus berisi kelapa untuk mengelabui sang korban.

Penangkapan dukun gadungan, TAP, warga Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, atas laporan korbannya bernama Jumadi, warga Kabupaten Kudus. Seusai menerima laporan korban, ajaran anggota Polres Kudus melakukan penyelidikan dan akhirnya bisa menangkap satu dari dua pelaku yang terlibat dalam penipuan dengan modus bisa menggandakan uang tersebut.

Sang dukun palsu ditangkap berkat laporan korbannya di kawasan Sragen.

Modus yang dilancarkan yakni tersangka menyuruh korban menyerahkan uang sebesar Rp 30 juta dan menjanjikan untuk digandakan menjadi Rp 250 juta. Praktek penipuan penggandaan uang tersebut dilakukan di sebuah hotel. Untuk mengelabui korbannya, saat ritual penggandaan uang lampu penerangan di kamar hotel dimatikan ketika korbannya menyerahkan uang.

Korban juga diminta memejamkan mata untuk berdoa dengan kondisi lampu kamar gelap. Pelaku menata uang korban Rp 30 juta di atas kardus yang dibalik. Pelaku bersama temannya kemudian mengambil uang korban ditaruh dalam tas dan pergi dengan alasan memandikan perlengkapan ritualnya.

Dan saat kecurigaan korban muncul karena pelaku yang tidak kunjung kembali, korban pun mencoba membuka isi kardus. Ternyata hanya berisi dua buah kelapa dan kain berwarna hijau. Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kudus.

Pelaku berhasil ditangkap petugas atas informasi masyarakat pada hari Selasa (15/5) di depan warung SMA PGRI Sragen.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning menyatakan, dalam melakukan penipuan tersebut, sang dukun mengaku tidak sendirian. Menurut sang dukun gadungan, ada temannya yang juga berperan mencari benda-benda klenik untuk meyakinkan korban. Uang hasil penipuan pun dibagi dua dengan sang teman yang kini masih diburu polisi.

Laporan Galih Manunggal dari Kudus, Jawa Tengah.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments