youtube channel

Channels

Daerah Ini Tawarkan Uang Rp376 Juta Bagi Pendatang Baru

Daerah Ini Tawarkan Uang Rp376 Juta Bagi Pendatang Baru

Daerah Molise di Italia Selatan (Foto: e-News)

Guna menaikkan populasi penduduk yang terus menyusut, daerah ini tawarkan uang Rp376 juta bagi pendatang baru. Tertarik pindah?

antvklik.com - Molise, sebuah region di Italia kini mengalami krisis penduduk. Populasi penduduknya terus menyusut hingga di bawah 2.000 jiwa di beberapa wilayah desanya. Kondisi ini membuat mereka terpaksa mengeluarkan jurus baru agar membuat para pendatang tertarik tinggal di daerah ini.

Jurusnya adalah menawarkan uang lebih dari 27.000 dollar AS atau sekira Rp376 juta bagi mereka yang ingin pindah ke tempat ini. Donato Toma, Pemimpin Molise mengatakan, bagi yang bersedia pindah ke daerah mereka akan mendapat uang 774 dolar AS per bulan atau sekira Rp10,7 juta setiap bulan selama tiga tahun.

Namun syaratnya, bagi pendatang yang pindah ke Molise harus berjanji untuk membuka bisnis.

“Kita ingin masyarakat berinvestasi di sini. Merek dapat membuka berbagai aktifitas bisnis, seperti toko roti, alat tulis, restoran atau lainnya. Ini adalah jalan untuk membuat kota kita kembali bergeliat,” kata Toma.

Menurut Toma, desa-desa yang berpenduduk kurang dari 2.000 jiwa akan mendapat uang 11.070 dollar AS atau sekira Rp154 juta untuk membangun infrastruktur dan aktifitas seni budaya. Menurutnya, upaya ini bukan sekadar untuk menaikkan angka populasi penduduk.

“Penduduk juga membutuhkan infrastruktur dan alasan untuk tinggal di sini,” katanya lagi.

Berlokasi di bagian selatan Italia, populasi penduduk Molise berkurang cepat dalam beberapa tahun terakhir. Namun Molise bukan satu-satunya tempat di Italia yang berupaya menarik pendatang baru. Ada juga daerah bernama Sambuca yang menawarkan iming-iming lain.

Iming-iming dari daerah yang terletak di Sisilia ini adalah puluhan rumah dijual dengan harga hanya 1 dollar AS atau sekira Rp14.000 saja. Langkah ini dianggap dapat merevitalisasi Sambuca yang kian sepi seiring menurunnya populasi penduduk.

Sumber: Guardian


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments