youtube channel

Channels

Cinta Maya Pencabut Nyawa, Sinopsis Rajapati

Cinta Maya Pencabut Nyawa, Sinopsis Rajapati

Cinta Maya Pencabut Nyawa, Sinopsis Rajapati

- RAJAPATI
Minggu dini hari, 14 April 2019 jam 02.30 WIB
"CINTA MAYA PENCABUT NYAWA"

Sinopsis

antvklik.com - Bekasi. Kamis, 30 Oktober 2014. Dekat tengah malam.

Di sebuah cafe, Rani Heryani masih kongko dengan dua sohibnya semasa satukantor dulu, Mia dan Tiffany.

Seru.....

Tawa berderai-derai tak terhingga banyaknya. Bertiga, mereka terperangkap romantisme sejarah.

Namun obrolan tak melulu tentang masa lalu. Rani yang sekarang bekerja sebagai manajer promosi di perusahaan produsen helm, buka kartu. Perempuan lajang 33 tahun itu dengan berbinar-binar pamer: ia punya pacar.

Mia dan Tiffany antusias mendengarkan. Saat ditanya siapa pacarnya, Rani bangga menyebut nama: Radit Anggara.

Hanya saja,

.... ternyata Rani belum pernah sekalipun bertemu dengan Radit. Mereka selama ini -dua bulan terakhir- pacaran lewat media sosial Facebook. Obrolan instan via chat messenger. Pacaran virtual. Segala rupa perhatian dan rayuan gombal dari Radit, bertaburan di jagat maya. Dan Rani Heryani diterbangkan olehnya...

Makin seru ketika Rani bilang Radit mengajaknya menikah. Segera. Apa kata Rani? Mau sekali!
Sampai di sini, giliran Mia dan Tiffany yang tak bisa menahan diri untuk mewanti-wanti Rani. Minta mewaspadai sesiapa pria yang belum jelas juntrungannya di ujung sana.

Rani yang sedang dimabuk asmara, menanggapi sekadarnya.

Sejurus persamuhan bubar, bertiga mereka berjalan menuju tempat parkir. Tetiba saja HP Rani menjerit. Ternyata panggilan dari Radit. Dari jawaban Rani, duo karibnya bisa menangkap betapa Radit tak suka jika sang pacar kongko dengan teman-temannya. Radit menunjukkan sikap posesif-nya. Lagi, sesudah cipika cipiki, Rani diingatkan Mia dan Tiffany untuk pasang hati-hati.

Ternyata Radit bilang akan mampir ke rumah Rani. Tengah malam itu juga.
Rani yang awalnya keberatan, belakangan mengiyakan.

Bekasi. Jum'at, 31 Oktober 2014. Baru saja gelincir tengah malam.

Rani sampai di rumahnya di Cluster Trevista Residence, Blok B4, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Tak sampai setengah jam kemudian, pintu rumah diketuk orang. Rani menyongsong dengan girang. Akan bertemu -untuk kali pertama- dengan sang pacar, Radit Anggara.

Namun ternyata bukan Radit di hadapannya, tapi Surono Tri Mulyo alias Jawir. Dia adalah bekas suami adik Rani, Rini Herliani. Surono bekas adik ipar Rani. Si manajer muda tak tahu bahwa sejatinya Surono alias Jawir adalah sosok Radit Anggara yang selama ini mesra dengannya di jagat maya...

Kaget, Rani polos bertanya maksud kedatangan Jawir. Langsung ke persoalan, Surono minta Rani menagihkan duit 50 juta rupiah kepada adiknya, Rini Herliani. Duit itu adalah bayaran atas jasa memasukkan orang titipan bekas bos Rini, untuk bisa diterima bekerja di Pemerintah Kota Bekasi. Misi tiga tahun lalu itu sukses. Si orang titipan sudah jadi PNS. Namun duit imbalannya belum kunjung datang.

Rani yang tak merasa perlu dilibatkan, bentak menjawab. "Bukan urusanku...!"
Surono yang tadinya berharap banyak, sontak emosi.
Menyambar sebilah pisau.
Menghujamkan berkali-kali.

Rani Heryani, mati.

Empat hari kemudian, jasad Rani yang sudah menguarkan aroma busuk, ditemukan dalam rumahnya.

Saat itu kakaknya datang berkunjung. Sebab, sudah empat hari Rani tak berkabar. Rani tak pernah angkat telefon. Pun tak datang saat orang tua mereka kembali dari tanah suci.

Bagaimana leliku Surono si Radit Anggara dengan Rani bisa terjadi?

Rupanya, mentok menagih kepada Rini Herliani bekas istrinya, Surono alias Jawir pakai strategi melambung. Surono memanfaatkan Rani, kakak Rini. Caranya? Surono bikin akun Facebook palsu untuk berteman dengan Rani. Nama yang dipilih Radit Anggara. Keren punya, tak kalah dengan nama peran aktor Rano Karno yang top di era 80-an di film Gita Cinta dari SMA: Galih Rakasiwi...

Perjuangan merebut hati Rani, akhirnya sukses.
Sampai kemudian Radit dan Rani pacaran di jagat maya.
Sampai kemudian Rani pamer punya pacar kepada teman-temannya.
Sampai kemudian Rani gencar diingatkan untuk selalu pasang waspada tingkat dewa.

Saat itu, Rani enteng menjawabnya dengan sepotong lagu dangdut dari Basofi Sudirman, bekas Wakil Gubernur Jakarta yang menyanyi.

"tidak semua laki-laki.....iiii"

SAKSIKAN RAJAPATI
Minggu dini hari, 14 April 2019 jam 02.30 WIB
"CINTA MAYA PENCABUT NYAWA"

Berikut Cuplikannya:


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments