youtube channel

Channels

Sinopsis Cakrawala Kriminal 16 April 2017: Peluru Sang Aiptu

Sinopsis Cakrawala Kriminal 16 April 2017: Peluru Sang Aiptu

Sinopsis Cakrawala Kriminal 16 April 2017: Peluru Sang Aiptu

antvklik.com - - Cakrawala Kriminal, Peluru Sang Aiptu. Tiga puluh menit yang menegangkan… Tiga puluh menit yang menentukan… Begitulah suasana yang terbentuk ketika seorang bergajul penodong menyandera korbannya didalam angkot T-25 jurusan Rawamangun - Pulo Gebang, di bilangan Buaran, Jakarta Timur, 9 April 2017 malam.

Korban yang disandera Hermawan si penodong itu adalah ibu muda Risma Oktaviani, dan bocah lelaki dua tahunnya. Bahkan, kelakuan sinting Hermawan menjadi-jadi dengan ia mengalungkan pisau telanjang ke leher Risma yang masih memangku bocah balitanya.

Situasi bisa meliar seketika dengan kian merubungnya massa mengepung angkot. Hermawan, karuan saja panik tiada terkira. Ia paham benar, keselamatannya di tubir jurang.

Drama penyanderaan kemudian berujung pada datangnya seorang polisi lalu lintas yang kebetulan sedang dalam perjalanan bertugas. Dialah aiptu Sunaryanto.

Sang Aiptu dibantu seorang pengemudi ojek online berusaha bernegosiasi dengan Hermawan untuk melepaskan sanderanya, dengan jaminan si penodong diselamatkan ke pos polisi terdekat. Namun, negosiasi alot betul. Hermawan berkukuh ingin angkot dilarikan ke jalan tol demi ia bisa kabur.

Sampai kemudian, Aiptu Sunaryanto harus memutuskan saat yang tepat untuk mengakhiri drama penyanderaan yang membetot-betot emosi.

Sembari mengulur waktu mengintip si penodong lengah, aiptu Sunaryanto menyiapkan pistolnya. Dan ketika saatnya dinilai tepat, pistol itu tangkas menyalak…

DORRRR..!!!

Sebutir peluru telak mengena di lengan kanan Hermawan yang menggenggam pisau. Hermawan… terlumpuhkan.

Sejatinya, keputusan aiptu Sunaryanto menembak bukanlah tanpa risiko. Menilik situasinya, bahkan risiko itu luar biasa menganga. Bahkan bisa dibilang, antara sukses dan fatal cuma berjarak setipis rambut…

Aiptu Sunaryanto lantas saja memanen puji-puji. Tindakannya bikin citra korps polisi jadi wangi. Makanya, ganjaran penghargaan datang dari institusi kepolisian. Pun dari Pemerintah Kota DKI Jakarta.

Selepas peristiwa horor ini, menjadi pekerjaan rumah bagi para pihak adalah menjamin keselamatan dan keamanan penumpang saat naik angkutan umum. Makanya, menjadi kabar baik ketika polisi menegaskan akan menggencarkan razia dan menyebar anggota secara tertutup. Juga munculnya wacana untuk di armada angkot KWK -yang sudah terintegrasi dengan bus TransJakarta- dipasangi kamera pemantau CCTV.

Dorrrr…!!

Saksikan..

PELURU SANG AIPTU

Cakrawala Kriminal, Minggu dini hari 16 April 2017 jam 03.00 WIB di ANTV

Bersama Nikita Mirzani


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments