youtube channel

Channels

Datangi Polresta Depok, Belasan Emak Lapor Ditipu Travel Umroh PT. Damtour

Datangi Polresta Depok, Belasan Emak Lapor Ditipu Travel Umroh PT. Damtour

Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah bertemu dengan emak-emak korban penipuan travel umroh PT. Damtour. (Foto: ANTV/Mely Kasna).

Belasan emak mendatangi kantor Polresta Depok, Jawa Barat, hari ini. Mereka datang untuk membuat laporan telah menjadi korban penipuan travel umroh PT. Damtour.

antvklik.com - Sedikitnya belasan emak-emak yang menjadi korban penipuan travel umroh PT. Damtour (Doa Arafah Madinah) mendatangi ruang Unit Kriminal Khusus Mapolresta Depok untuk membuat laporan kasus penipuan tersebut.

Dalam kesempatan ini, Polisi juga mempertemukan Hambali Abbas (tersangka) dengan para emak, untuk meyakinkan petugas bahwa tersangka memang benar adalah Direktur PT. Damtour.

Salah satu korban bernama Mariani mengatakan selain membuat laporan, juga ingin menanyakan kapan ia bersama 6 anggota keluarganya diberangkatkan Umroh.

Mariani menambahkan, dirinya sempat diberangkatkan Umroh pada akhir tahun 2015 lalu dengan paket murah sebesar Rp14 juta. Merasa tak curiga, ia kembali mendaftar untuk berangkat Umroh pada akhir tahun 2017 bersama keenam anggota keluarganya.

“Pas keluarga mau pergi Umroh, saya rekomendasi ke PT. Damtour, Kita bertujuh. Seorang membayar Rp22,5 juta. Tujuh orang itu sekitar kurang lebih Rp156 juta. Kita ambil waktunya mau pergi pada Desember 2017, tapi nggak ada kabar berita sampai sekarang,” katanya.

Ia menambahkan para korban penipuan PT. Damtour masih berharap bisa berangkat Umroh. Namun jika tidak, mereka meminta agar uang yang sudah mereka setor agar dikembalikan.

Seperti diketahui, Hambali Abbas ditangkap Polisi usai melakukan penipuan dengan modus perjalanan umroh murah melalui PT. Damtour.

Sedikitnya, ada 200 jemaah yang tidak diberangkatkan sejak 2018 dengan total kerugian korban sebesar Rp4 miliar.

Mely Kasna | Depok, Jawa Barat


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments