youtube channel

Channels

Aquaponik Yumina Bumina, Kombinasi Budidaya Ikan Dan Tanaman

Aquaponik Yumina Bumina, Kombinasi Budidaya Ikan Dan Tanaman

Aquaponik Yumina Bumina, Kombinasi Budidaya Ikan Dan Tanaman

antvklik.com - - Sebuah terobosan baru teknologi budidaya yang murah, mudah dan hemat yaitu Aquaponik Yumina Bumina namanya. Aquaponik merupakan gabungan dari Akuakultur atau budidaya ikan dan hidroponik atau budidaya tanaman tanpa tanah.

Yumina Bumina, “Yu” berarti sayur “Bu” berarti buahan dan “Mina” berarti ikan yang dengan kata lain ini adalah kombinasi budidaya ikan dan tanaman.

Hampir semua ikan air tawar bisa dibudidayakan dalam sistem Aquaponik, namun sebaiknya pilih ikan yang cepat berkembang dan bernilai ekonomis seperti ikaln lele, ikan nila, ikan mas, ikan patin dan ikan lainnya. Sedangkan sebaliknya tanaman yang tahan kelembaban dan menyukai air seperti sayuran caisim atau sawi hijau, kangkung, kailan sementara buah seperti tomat, terong dan lainnya.

Cara pembuatan Aquaponik Yumina Bumina ini juga cukup sederhana pertama-tama buat kolam atau lubang untuk budidaya ikan lalu buat ember-ember untuk tanaman karena menggunakan sistem hidroponik yakni tanpa media tanah maka digunakan batu split, batu apung atau arang.

Air kolam diambil kemudian di alirkan kebawah dan di filter dengan materil ijuk, batu split lalu air akan masuk ke aliran lubang-lubang pipa dan dari sinilah air mengalir ke masing-masing substrat tanaman. Air dari kolam yang banyak mengandung unsur (N) Nitrogen dan (P) Fosfor itu akan dimanfaatkan oleh tanaman menjadi sumber nutrisi bagi mereka untuk menumbuhkan daun dan buah.

Sebenarnya Aquaponik Yumina Bumina ini sudah ada selama belasan tahun di Instalasi Penelitian Plasma Nutfah Cijeruk Kabupaten Bogor dan penemunya adalah bapak peneliti senior Prof. Dr. ir. Taufik Ahmad alm peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Kementrian Kelautan dan Perikanan.

“Menurut penelitian dari Pak Taufik Ahmad penghematan air bisa mencapai 700% dalam arti bahwa untuk menghasilkan produk ikan dengan bobot yang sama apabila dibandingkan secra konvensional itu seper tujuh ratus dia hemat airnya, tidak menggunakan pupuk buatan maupun pestisida tanaman Aquaponik bisa jadi termasuk tumbuhan organik,”ujar Sutrisno Staf peneliti BPPBAT Bogor.

Sistem ini hemat air pasalnya air tidak perlu diganti hingga waktu yang cukup lama. Sepanjang penelitian yang dilakukan siklus panen nila sekitar 4 bulan. Tidak perlu menggunakan pupuk buatan maupun pestisida tanaman Aquaponik bisa jadi termasuk tumbuhan organik.

“Sama sekali kita tidak menggunakan pupuk buatan, kita bisa mengklaim ini organik,”ujar Imam Taufik staf peneliti BPPBAT Bogor.

Tidak hanya untuk skala industri Aquaponik Yumina Bumina bisa diterapkan pada skala rumah tangga. Nah gimana? kalian tertarik membuat Yumina Bumina di halaman rumah?

Limystina Novatra dan Handi Febrian melaporkan dari Bogor Jawa Barat.


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments