youtube channel

Channels

Ada Ular Sanca 3,5 Meter di Kantor Gubernur Banten Lama

Ada Ular Sanca 3,5 Meter di Kantor Gubernur Banten Lama

Ular sanca kembang yang ditemukan petugas kebersihan di Pendopo Gubernur Banten, Kamis (27/6/2019)

Ular Sanca Kembang atau Phyton Reticulatus sepanjang tiga meter, gegerkan petugas kebersihan yang tengah membersihkan rumput di pendopo lama Gubernur Banten, Kamis (27/6/2019).

antvklik.com - - Ular piton jenis sanca kembang sepanjang 3,5 meter ditemukan di belakang pendopo lama Gubernur Banten, di Jalan Brigjen Syamun Nomor 5 Kota Serang, yang kini beralih fungsi menjadi Museum Negeri Banten.

Ular liar itu pertama kali ditemukan petugas kebersihan saat membersihkan rumput.

Menurut Hartono, sang petugas kebersihan, dirinya pertama kali menemukan ular sanca tersebut ketika sedang membersihkan rumput di belakang gedung yang semula akan dijadikan rumah dinas gubernur.

"Tadi pagi, waktu saya sedang membersihkan rumput dibelakang sebelah kanan, tiba-tiba ada kepala ular naik," ujar Hartono.

Awalnya, Hartono tidak menyangka bahwa yang menjulur ke atas adalah kepala ular yang suka memakan daging dengan cara dilumpuhkan tersebut.

"Saya kira itu tadinya ranting daun pohon jati yang menumpuk, karena kulitnya warnanya sama. Tapi setelah saya perhatikan lagi, ternyata memang ular sanca," ujarnya.

Namun setelah sadar bahwa badan sanca yang dikira tumpukan daun ranting tersebut, ia langsung berteriak memanggil temanya yang juga sedang membersihkan rumput.

"Saya langsung teriak, dan dengan beberapa teman akhirnya saya berhasil tangkap. Ularnya sedikit terluka di bagian tengahnya, karena waktu saya membersihkan rumput dengan benda tajam." ungkap Hartono.

Koordinator Kebersihan Lapangan di pendopo pada Biro Umum Banten, Yayat Supriyatna mengaku, ular diduga sudah lama berada di dalam pendopo lama, karena sudah lama kawasan tersebut rumputnya jarang dibersihkan.

"Sejak saya menjadi koordinator kebersihan di pendopo lama dan pendopo baru, saya bersihkan. Dan tadi pagi saya ketika sedang ada disana saya mendengar petugas kebersihan berteriak, karena ada ular besar," kata Yayat.

" Selain ular Sanca, sebelumnya juga banyak ditemukan ular-ular kecil. Disana banyak, kemungkinan dari Kali Cibanten, dan memang disana ada tembok retak dan dibawahnya berlubang," tambah Yayat.

Sementara itu, menurut staf pemprov Banten, Hikmatullah mengungkapkan, ular tersebut memang diduga dari Sungai Cibanten hingga akhirnya ditemukan di lingkungan pendopo, dan lokasi pendopo kebetulan berdekatan dengan sungai.

"Tadi yang menemukan petugas lagi ngebersihin rumput. Kaget lihat ular sepanjang itu," kata staf Pemprov Banten, Hikmat, kepada wartawan di Serang, Kamis (27/6/2019).

"Kayanya dari sungai kali Cibanten masuk ke area pendopo soalnya kan di belakang kalinya," tambahnya.

Lebih lanjut Hikmat mengatakan, kemungkinan ular jenis ini masih ada di lingkungan pendopo lama, apalagi lokasi sungai Cibanten sering ditemukan jenis ular itu.

"Sering katanya ular naik dari sungai. Apalagi lokasinya kan persis di belakang," tambahnya.

Petugas rencananya akan membawa ular ke petugas BKSDA Serang Petugas rencananya akan membawa ular ke petugas BKSDA Serang

Petugas Satpol PP dan petugas kebersihan langsung membawa ular ini ke kandang burung depan kantor gubernur. Rencananya, ular akan diserahkan ke petugas BKSDA Serang.

"Rencananya kami serahkan ke BKSDA tapi nanti akan dilaporkan dulu ke pimpinan," pungkasnya.

| Siti Marufah | Serang | Banten |


icon featured

Popular

icon featured

Related Article

icon featured

Comments